HOME » BERITA » TESLA SUNTIK MATI MODEL S 75D DAN MODEL X 75D, APA YANG SALAH?

Tesla Suntik Mati Model S 75D dan Model X 75D, Apa yang Salah?

Sabtu, 12 Januari 2019 19:45 Editor : Dini Arining Tyas
Tesla Model S (Autoevolution)

OTOSIA.COM - Bukan Elon Musk jika tak memberi kabar yang cukup mengejutkan. Kali ini, seperti biasa melalui akun Twitternya, Musk mengumumkan tentang Model S 75D dan Model X 75D yang akan berstatus diskontinyu alias suntik mati.

Dalam bahasa ibunya, Musk mencuit bahwa mulai Senin (14/1/2019), Tesla tak akan lagi menerima pesanan untuk versi 75 kWh dari Model S dan X. "If you'd like that version, please order by Sunday night (Jika kamu berminat dengan versi tersebut, pesanlah pada Minggu malam)," cuitnya.

Cuitan Elon Musk (Twitter/Elon Musk)

Seperti diketahui, sejak Model 3 terungkap pada 2018, Tesla memutuskan untuk menghilangkan kedua model ini dari jajaran lineup mereka. Lalu, hal ini tampak seperti Model S dan X akan memiliki baterai lebih besar, 100 kWh. Sedangkan Model 3 akan ditawarkan dengan tiga paket baterai dengan penggerak belakang dan semua roda.

Mengutip Autoevolution, pada September 2018 lalu, dilaporkan bahwa Tesla akan memperkenalkan Rentang Standar dengan RWD, dalam delapan bulan sejak pengumuman itu dilaporkan. Artinya hal ini akan diterapkan pada Mei 2019.

Kemungkinan Musk akan mewujudkan apa yang telah tersebar itu, mengingat persaingan mobil listrik yang semakin agresif dari para pabrikan mainstream. Ketika awal dikenalkan ke publik, Model 3 akan memiliki rentang jarak jangkau 354 kilometer, pada konfigurrasi entry-level.

 

 

(kpl/tys)

BERI KOMENTAR