HOME » BERITA » TESLA TOLAK PERMINTAAN RECALL MOBIL DI CHINA

Tesla Tolak Permintaan Recall Mobil di China

Tesla tak menuruti permintaan recall dari pihak otoritas China. Tapi Tesla menyatakan siap mengganti komponen yang bermasalah dari Model S dan Model X.

Selasa, 27 Oktober 2020 18:45 Editor : Dini Arining Tyas
Tesla Tolak Permintaan Recall Mobil di China
Mobil listrik Tesla (Carbuzz)

OTOSIA.COM - Sebanyak 29.193 unit Tesla di China teridentifikasi mengalami kerusakan pada suspensi. Kerusakan tersebut dialami oleh Tesla Model S dan Model X yang diimpor dari Amerika Serikat.

Dilansir dari Carbuzz, hal tersebut disampaikan melalui pengumuman Departemen Pengendalian Pasar China. Dalam dokumen pengumuman itu, Tesla harus melakukan recall dan memperbaiki masalah teknis terkait suspensi itu.

Suspensi itu bisa merusak palang penghubung pada suspensi depan dan belakang jika terkena benturan kuat saat dipakai. Jumlah Model S dan Model X yang terimbas merupakan versi produksi September 2013 hingga Januari 2018.

1 dari 1 Halaman

Namun, perwakilan Tesla mengatakan bahwa produknya bebas dari cacat. Pada saat yang sama, Tesla mengutip bahwa model serupa, Model S dan Model X yang beredar di Amerika Serikat tidak mengalami masalah.

Dalam sebuah surat kepada National Highway Trafic Safety Administration (NHTSA) Amerika Serikat pada bulan September, Tesla mengonfirmasi bahwa pihaknya tidak setuju dengan permintaan penarikan kembali di China. Tesla juga tidak berencana menarik kembali kendaraan listriknya di Amerika Serikat atau pasar lain.

Meski tidak memenuhi permintaan untuk melakukan penarikan kembali dari otoritas China, produsen mobil asal Amerika itu menyatatakan siap mengganti da memperbaiki kerusakan terkait link bar di suspensi depan dan bagian belakang Model S dan Model X.

BERI KOMENTAR