HOME » BERITA » TETAP NEKAT MUDIK NAIK MOTOR, KAMU WAJIB PERHATIKAN HAL INI

Tetap Nekat Mudik Naik Motor, Kamu Wajib Perhatikan Hal Ini

Banyak faktor yang menyebabkan orang tetap nekat menggunakan motor untuk pulang kampung saat Hari Raya, di antaranya naik sepeda motor bisa ngirit, bisa lebih cepat sampai, bisa buat mondar mandir saat di kampung.

Senin, 20 Mei 2019 18:15 Editor : Ahmad Muzaki
Ilustrasi naik motor (motorcycle-tours.travel)

OTOSIA.COM - Meski pemerintah sudah menghimbau agar pemudik tidak menggunakan sepeda motor lantaran risikonya jauh lebih besar dari angkutan Lebaran lainnya, tetap saja jutaan orang mengandalkan alat transportasi ini setiap tahunnya untuk mudik Lebaran ke kampung halaman.

Banyak faktor yang menyebabkan orang tetap nekat menggunakan motor untuk pulang kampung saat Hari Raya, di antaranya naik sepeda motor bisa ngirit, bisa lebih cepat sampai, bisa buat mondar mandir saat di kampung.

Dari hal di atas apakah bahaya mudik dengan berkendara sepeda motor? Kembali lagi ke ilmu safety riding. Safety riding itu adalah tindakan pencegahan bukannya pengobatan. Trilogi kecelakaan karena adanya 3 unsur, yaitu manusia, kendaraan dan Jalan.

Tetapi yang paling berpengaruh adalah manusianya. Karena manusianya yang harus dapat mengontrol semua. Jadi bahaya atau tidak, tergantung dari pengendaranya. Jadi pakai motor kecil pun aman.

Untuk mudik Lebaran naik motor, Yamaha Indonesia memberikan beberapa tips untuk perjalanan jarak jauh.

Yang pertama, lakukan pemeriksaan sepeda motor seperti pengecekan oli, tekanan ban dan alur ban. Kemudian kelistrikan, serta fungsi rem termasuk mengecek kampas rem, cek lampu dan sign (depan & belakang). Selain itu, jangan lupa untuk servis mesin, seperti ganti oli mesin, oli transmisi, dan cleaning injector.

Tambahan persiapan lain yang wajib dibawa, mencakup basic tools seperti obeng, dan kunci busi, membawa cadangan busi, lampu utama dan rem jika berkendara malam hari. Kemudian pastikan baut sepeda motor tidak ada yang kendor

Jangan lupa membawa perlengkapan administrasi, seperti SIM dan STNK yang masih berlaku, serta membawa jas hujan.

Perlengkapan wajib pengendara tentu harus digunakan, seperti helm full face SNI, jaket dan protector, sarung tangan, celana panjang berbahan tebal dan protector, serta sepatu riding atau memakai sepatu yang menutupi mata kaki.

Sedangkan untuk persiapan fisik, istirahat yang cukup dan mengkonsumsi makanan bergizi agar konsentrasi berkendara terjaga baik. Disarankan berangkat pagi hari karena kondisi badan lebih fit dan fokus di jalan.

Sedangkan kalau berangkat di malam hari bukan jam ideal berkendara karena merupakan jam biologis manusia untuk istirahat atau tidur.

Berkendara tidak lebih dari 2 jam tanpa istirahat agar tetap konsentrasi di jalan. Gunakan tempat istirahat yang disediakan.

Jangan berkendara lebih dari dua orang dan jangan membawa barang berlebihan untuk menjaga safety saat berkendara di jalan.

Buat perencanaan berkendara dan cek rute terlebih dahulu untuk mendapatkan informasi mengenai rute yang aman dan karakter jalan yang dilalui.

(kpl/nzr/ahm)

BERI KOMENTAR