HOME » BERITA » TIDAK LAKU, TOYOTA STOP PENJUALAN ALPHARD HYBRID?

Tidak Laku, Toyota Stop Penjualan Alphard Hybrid?

Alphard hybrid serta harganya tidak lagi tercantum dalam website resmi Toyota

Selasa, 15 Oktober 2019 15:45 Editor : Ahmad Muzaki
Tidak Laku, Toyota Stop Penjualan Alphard Hybrid?
Toyota Alphard Hybrid (toyota.co.th)

OTOSIA.COM - Dibandingkan Toyota CH-R dan Camry, nama Alphard hybrid boleh dibilang punya volume penjualan tidak secemerlang yang lain. Bahkan cenderung tidak laku. Spekulasi pun muncul, benarkah Toyota berniat menghentikan pemasaran Alphard hybrid di Tanah Air?

Apalagi Alphard hybrid serta harganya tidak lagi tercantum dalam website resmi mereka. Namun hal ini dibantah oleh PT Toyota Astra Motor (TAM). TAM menyebut ketiadaan informasi harga di situs mereka bukan lantaran Alphard hybrid tidak laku.

"Karena memang Alphard hybrid itu permintaannya terbatas, base on demand. Jadi kalau ada konsumen datang minta, kita bisa kasih harganya," kata Anton Jimmi Suwandy, Direktur Pemasaran TAM.

1 dari 1 Halaman

Penjualan Alphard Hybrid

Tidak Laku, Toyota Stop Penjualan Alphard Hybrid?Penjualan Alphard Hybrid

Ia mengakui permintaan terhadap Alphard hybrid tidak sebanyak Camry maupun CH-R. Dalam sebulan pun belum tentu ada permintaan terhadap mobil mewah ini. Walau demikian TAM belum punya rencana menyetop penjualan Alphard hybrid.

?Alphard hybrid itu sebenarnya sifatnya adalah sample order. Jadi kalau konsumen minta biasanya baru kita akan infokan harganya, karena tidak setiap bulan itu ada permintaan. Demandnya terbatas,? katanya.

Untuk harga sendiri, Alphard hybrid tipe 2.5 G A/T dibanderol Rp1.419.800 on the road DKI Jakarta.

Sementara TAM bersiap menambah jajaran kendaraan elektrik mereka dengan rencana mendatangkan Prius PHEV yang harganya digadang-gadang di bawah harga Camry hybrid, atau tidak sampai Rp1 miliar.

TAM memperkirakan total kendaraan hybrid yang dijual Toyota bisa mencapai 700-800 unit di tahun ini. Jika hasil tersebut ditotal dengan penjualan Toyota hybrid di Indonesia selama 10 tahun angkanya dapat menembus 2000 unit.

BERI KOMENTAR