HOME » BERITA » TIDAK MURAH, HONDA ASTREA RASA REVO DIBANDEROL NYARIS RP50 JUTA

Tidak Murah, Honda Astrea Rasa Revo Dibanderol Nyaris Rp50 Juta

Bukan main, Honda Astrea bertampang Revo dibanderol nyaris Rp50 juta

Senin, 24 Agustus 2020 11:15 Editor : Ahmad Muzaki
Tidak Murah, Honda Astrea Rasa Revo Dibanderol Nyaris Rp50 Juta
Honda Astrea yang diniagakan di Yunani. (Hondacubs)

OTOSIA.COM - Di Indonesia memang Honda Astrea tinggal kenangan, namun berbeda halnya dengan negara Yunani. Di sana Astrea tetap lestari dan saat ini mempunyai harga nyaris Rp50 juta.

Namun Otolovers bakal kecewa kalau berharap desain asli dengan interpretasi modern. Justru Astrea Grand di sana dibangun dari platform Revo. Banderolnya pun lebih mahal berkali lipat, menyentuh Rp 39 jutaan kala dikonversi langsung.

Melansir Liputan6.com, perlu diketahui, nama Astrea sebagai produk lawas juga bergema di Yunani. Bedanya, ia berlanjut hingga ke jenis bebek modern. Ya, kalau di sini diberi nama Revo, pihak pemegang merek di sana lebih memilih nama Astrea Grand.

Oleh karena itu, Otolovers tidak perlu mencari-cari sensasi nostalgia di motor ini. Sebab desainnya tak ada bedanya dengan Revo yang ada di Tanah Air.

1 dari 4 Halaman

Fasad berpenampilan persis. Lampu utama non LED dan garis sein serta lampu senja di tebeng diposisikan sama. Berikut bodi samping, tail light, pelek palang, hingga panel analog begitu-begitu saja. Malah coraknya disebut sama dengan Revo X dagangan Astra Honda Motor (AHM). Yakni tema Quantum Black dan Attractive Red.

Tapi paling tidak, unsur praktis dan irit milik sang leluhur masih relevan. Dapur pacu 109,17 cc SOHC PGM-FI Revo dikenal begitu efisien, terutama konsumsi bahan bakar.

Kalau mengacu spesifikasi Tanah Air, satu liter bensin diklaim bisa membawa motor sampai 62,2 km. Tanpa bantuan fitur Idling Stop System sama sekali. Harusnya resultan ini tak jauh beda dengan di Yunani.

2 dari 4 Halaman

Sementara ukuran silinder dibuat sedikit overstroke (50 mm x 55,6 mm), supaya maksimal digunakan pada jalan kota yang notabene stop and go. Lantas rasio kompresi diset cenderung rendah (9,3:1), tak memerlukan bahan bakar beroktan tinggi. Menyesuaikan konsepnya, serba hemat.

Dari situ muncul tenaga 8,7 Hp di 7.250 rpm serta torsi puncak 8,5 Nm keluar pada 6.000rpm. Cukup untuk keperluan harian, apalagi beratnya cuma 99 kg.

3 dari 4 Halaman

Penyaluran daya ke roda belakang diprakarsai girboks empat percepatan ala bebek (tanpa kopling), serta pengerek rantai. Output sebetulnya sedikit lebih rendah dari versi lokal, kemungkinan karena penyesuaian regulasi Euro 4 di Eropa.

Kaki-kaki tak luput mengaplikasikan warisan Revo. Ditopang rangka tulang punggung, berpadu fork teleskopik dan suspensi ganda di belakang. Roda 17 inci pun terbungkus ban 70/90 di depan dan 80/90 belakang.

4 dari 4 Halaman

Namun, peranti deselerasi milik Astrea lebih optimal berkat mekanisme Combi-Brake System. Secara otomatis pengapit teromol belakang bakal bekerja bersamaan dengan kaliper cakram depan tiap pedal diinjak.

Layaknya bebek konvensional, tak banyak fitur tersaji. Informasi data berupa fundamental saja. Pencahayaan juga belum LED. Berikutnya bagasi, memiliki kapasitas tampung 7 liter alias tak begitu besar.

Meskipun memiliki spesifikasi mirip, yang jelas konsumen di Indonesia wajib senang. Karena Honda Revo di sini dibanderol Rp16,6 juta. Jauh lebih murah dibanding Astrea di Yunani.

BERI KOMENTAR