HOME » BERITA » TIDAK PERLU REPOT BANGUN SENDIRI, BENGKEL INI SIAPKAN DEALER KHUSUS MOTOR CUSTOM

Tidak Perlu Repot Bangun Sendiri, Bengkel ini Siapkan Dealer Khusus Motor Custom

Mengakomodir konsumen yang tidak mau repot membangun motor, Katros Garage berencana membuka dealer khusus motor custom.

Minggu, 13 September 2020 09:15 Editor : Nazarudin Ray
Tidak Perlu Repot Bangun Sendiri, Bengkel ini Siapkan Dealer Khusus Motor Custom
Ilustrasi motor custom (Nazar Ray)

OTOSIA.COM - Populasi sepeda motor Indonesia merupakan terbesar ketiga setelah Cina dan India. Jumlah pengguna sepeda motor yang besar itu turut mendorong tumbuhnya industri aksesoris dan bengkel-bengkel modifikasi atau custom.

Tidak heran dalam beberapa tahun terakhir bikers Indonesia yang menggemari motor custom meningkat. Motor custom pun kian menjadi tren. Contohnya muncul bengkel-bengkel custom dan kontes-kontes custom di Tanah Air.

Sedikitnya ada empat gaya aliran custom yang disukai di Indonesia, yakni cafe racer, bobber, tracker, dan chooper. Menariknya, konsep custom tersebut banyak diaplikasikan pada motor berkapasitas mesin 150 cc sampai 175 cc.

1 dari 3 Halaman

Fenomena tersebut mendorong bengkel custom kenamaan, Katros Garage, untuk membuka dealer khusus motor custom. Melalui dealer ini, konsumen tidak perlu mendatangi bengkel untuk merubah motor sesuai gaya custom yang diinginkan. Nantinya di gerai Katsos Garage, semua sudah jadi, tinggal pilih sesuai keinginan.

"Sebenarnya banyak orang yang ingin punya motor custom tanpa mau repot membangunnya. Kalau ada yang suka motor custom, tapi tidak mau ngebangun, bisa langsung beli di dealernya," kata Atenx, punggawa Katros Garage.

Untuk harga satu unit motor custom, Atenx menyebut sekitar Rp 20 jutaan. Harga ini menurutnya wajar lantaran proses direstorasi dikebut, dan dijejali aksesoris serta part custom.

 

2 dari 3 Halaman

"Harga normal motor cutom itu sebenarnya sekitar Rp 20 juta. tapi karena konsumen ingin cepat selesai, jadi harganya dinaikkan. Intinya, tidak usah ribet bangun motor, harganya juga sekitar Rp 20 jutaan," ungkapnya, seraya menjelaskan motor yang dibangun dapat disesuaikan dengan karakter pekerjaan konsumennya.

"Banyak pekerja kreatif kayak fotografer, desain grafis dan sebagainya butuh motor yang mencerminkan pekerjaan mereka. Makanya gue akomodir motor yang mereka mau, lalu gue jual," tambahnya.

 

 

3 dari 3 Halaman

Sebagai contoh, Atenx sudah membuat moytor bergaya tracker yang basisnya adalah Yamaha Xabre 150. Pengerjaannya hanya membutuhkan waktu satu bulan.

"Motor ini sudah ada yang beli. "Waktu itu ada yang lihat dan mau. Katanya buat dijadikan hadiah sebuah acara," paparnya.

Selain menggarap motor sport, Katros Garage juga membangun motor berbasis matic 110cc, yang kemudian disulap menjadi motor listrik.

BERI KOMENTAR