HOME » BERITA » TIGA HARI PENERAPAN LARANGAN MUDIK, EMPAT RIBU LEBIH KENDARAAN DIMINTA BALIK ARAH

Tiga Hari Penerapan Larangan Mudik, Empat Ribu Lebih Kendaraan Diminta Balik Arah

Ribuan kendaraan diminta putar balik setelah mencoba melintasi pos pemeriksaan saat larangan mudik.

Selasa, 28 April 2020 10:15 Editor : Dini Arining Tyas
Tiga Hari Penerapan Larangan Mudik, Empat Ribu Lebih Kendaraan Diminta Balik Arah
Suasana arus mudik 2019 di tol Palimanan (liputan6.com)

OTOSIA.COM - Larangan mudik Lebaran 2020 di tengah pandemi virus Corona (COVID-19) sudah diterapkan sejak 24 April 2020. Selama tiga hari diterapkan, sudah ada ribuan kendaraan yang diminta putar balik.

Dilansir dari Merdeka.com, berdasarkan catatan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, 4.041 kendaraan telah melanggar aturan pelarangan mudik 2020. Jumlah tersebut terhitung dari hari pertama pelarangan mudik hingga sampai hari ketiga.

"Hari pertama 1.873 kendaraan yang diputarbalikkan, hari kedua 1.293 kendaraan dan hari ketiga 875 kendaraan. Untuk data hari ini belum," kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya saat dikonfirmasi merdeka.com, Jakarta, Senin (27/4/2020).

1 dari 2 Halaman

Dia mengatakan, ada 18 pos pengamanan dibuat pihaknya bersama stakeholder terkait selama pelarangan mudik. Kebanyakan kendaraan yang diminta putar balik kendaraannya berada di daerah Cikarang.

"Kebanyakan kendaraan yang melanggar di Cikarang," sebutnya.

Pengendara diminta putar balik tersebut merupakan kendaraan milik pribadi. Lalu, untuk alasannya sendiri Sambodo tak menjelaskan secara rinci mengapa masyarakat tetap melakukan mudik.

"Kebanyakan kendaraan pribadi. Ya enggak ngerti alasan pengen mudik," ujarnya

 

2 dari 2 Halaman

Sebelumnya, Larangan mudik lebaran 2020 sudah mulai diberlakukan sejak 24 April 2020, pukul 00.00 WIB dini hari tadi. Larangan itu dibuat untuk mencegah dan memutus rantai penyebaran virus Covid-19 atau corona.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menyebut, ada 1.180 kendaraan yang telah diputarbalikan oleh pihaknya. Dari total tersebut kebanyakan kendaraan yang ditindak di daerah Cikarang Barat.

"Total dari jam 00.00 WIB sampai 05.00 WIB saja sekitar 1.180 kendaraan yang berhasil kita putar balikan. Dominannya itu yang di Cikarang Barat sekitar 680 lebih," kata Yusri saat dihubungi, Jakarta, Jumat (24/4/2020).

Yusri menjelaskan, jumlah kendaraan yang telah diputarbalikan tersebut juga berada di beberapa titik Pos Pengamanan (Pos Pam) yang telah dibuat selama larangan mudik lebaran.

"Ada 18 titik pos pam terpadu kita siapkan. Tetapi ada dua titik utama paling besar ya, satu di pintu Tol Cikarang Barat, satu di pintu Tol Cibitung yang mau arah ke Merak. Kalau yang Cimanggis sekarang enggak jadi, karena kan masyarakat Bogor boleh masuk ke Jakarta, Bogor yang dekat disana," jelasnya.

BERI KOMENTAR