HOME » BERITA » TIGA PEMBALAP MOTOGP PETIK UNTUNG DI TENGAH PANDEMI COVID-19

Tiga Pembalap MotoGP Petik Untung di Tengah Pandemi COVID-19

Di tengah kondisi yang sedang tidak pasti seperti saat ini akibat pandemi virus Corona (COVID-19), tiga pembalap MotoGP memiliki keuntungan.

Jum'at, 24 April 2020 11:15 Editor : Dini Arining Tyas
Tiga Pembalap MotoGP Petik Untung di Tengah Pandemi COVID-19
Marc Marquez (HRC)

OTOSIA.COM - Beberapa pembalap MotoGP sudah memiliki kontrak panjang dengan tim balap. Bos Tech 3, Herve Poncharal menyebut ada tig apembalap yang mendapatkan keuntungan di tengah pandemi virus Corona (COVID-19).

Melansir Liputan6.com, mereka adalah Marc marquez, Maverick Vinales, dan Fabio Quartararo. Pasalnya mereka sudah mendapat kontrak panjang dari timnya.

Bahkan, Fabio Quartarao sudah menggntikan pposisi Valentino Rossi di Monster Energy yamaha mulai MotoGP 2021. Lalu Rossi? Belum ada kepastian.

"Dalam kondisi normal, saat ini tim MotoGP tengah dalam pertarungan perburuan pebalap di pasar. Banyak tim yang ingin melihat performa pebalap di 4-5 seri awal sebelum mengambil keputusan." katanya dikutip dari Tuttomotoriweb.

1 dari 2 Halaman

Tiga Pembalap MotoGP Petik Untung di Tengah Pandemi COVID-19

Hingga saat ini, sudah enam balapan MotoGP telah dibatalkan, yakni Qarar, Jerez, Prancis, Italia, Catalunya, dan Jerman. Seri pembuka musim 2020 diharapkan bisa berlangsung di Sirkuit Assen, Belanda, 28 Juni mendatang.

"Namun hingga saat ini MotoGP 2020 belum berjalan dan semua belum bisa melihat apapun," ujar pria yang mendirikan tim satelit Yamaha di MotoGP itu, melanjutkan.

2 dari 2 Halaman

Tiga Pembalap MotoGP Petik Untung di Tengah Pandemi COVID-19

Revisi Kontrak

Di tengah pandemi virus corona covid-19, tim-tim MotoGP bisa saja merevisi kontrak para pembalapnya. Namun, Poncharal menyebut Marquez, Vinales, dan Quartararo punya pegangan kuat agar kontraknya tidak direvisi.

Selain itu, masa depan tiga pembalap itu lebih aman ketimbang rider lainnya, yang saat ini punya kontrak hanya sampai akhir musim 2020.

"Mungkin saja memang ada pembicaraan. Namun mereka sudah memiliki kontrak yang ditandatangani kedua belah pihak yang merupakan sebuah dokumen yang valid," ucapnya.

BERI KOMENTAR