HOME » BERITA » TIGA TAHUN PAKAI SKUTIK, INI KOMPONEN YANG WAJIB DIGANTI

Tiga Tahun Pakai Skutik, Ini Komponen yang Wajib Diganti

Ketika skutik mendekati masa pakai tiga tahun, sedikitnya ada 6 komponen yang wajib diganti agar performa motor tetap terjaga.

Selasa, 30 Juni 2020 10:15 Editor : Nazarudin Ray
Tiga Tahun Pakai Skutik, Ini Komponen yang Wajib Diganti
Ilustrasi skutik Honda Beat (Nazar Ray)

OTOSIA.COM - Mudah dikendarai dan tidak perlu oper gigi membuat motor matic atau skutik kendaraan favorit masyarakat Indonesia. Tidak mengherankan jika populasi skutik kini menjadi yang terbesar dibandingkan motor jenis lain.

Agar tetap prima, skutik tentu butuh perawatan rutin seperti servis berkala dan mengganti part fast moving yang sudah waktunya diganti.

Sejalan dengan pemakaian, setidaknya ada beberapa part yang wajib diganti baru, terutama ketika motor sudah digunakan lebih dari satu tahun.

1 dari 2 Halaman

"Rata-rata, beberapa part motor perlu penggantian per 2 tahun sekali," buka Fachrul Reza, Senior Instructor Astra Motor Training Center Semarang.

Menurut Reza, komponen di luar fast moving yang sudah wajib diganti adalah oli reduction gear, ban depan dan belakang, V-Belt serta roller set. Sementara jika umur skutik mendekati tiga tahun, komponen-komponen yang harus diganti kurang lebih sama.

Namun onderdil yang harus diganti lebih banyak, yakni ditambah penggantian oli rem, filter udara, oli shock, dan radiator coolant. Jika tidak diganti baru akan menyebabkan performa sepeda motor menurun, bahkan merusak beberapa bagian.

 

2 dari 2 Halaman

Misalnya, oli reduction gear tidak diganti maka kualitas pelumasan gigi-gigi reduksi akan berkurang, sehingga bisa mengakibatkan cepat aus. 

"Kalau oli rem tidak pernah diganti, dampaknya kualitas pengereman jadi berkurang dan berasa keras. Sedangkan apabila oli shock juga tidak diganti, suspensi berasa keras," terangnya lagi.

Sementara dampak lain dari radiator coolant terlalu lama tidak diganti menyebabkan proses pendinginan mesin dapat terganggu. 

"Ini bisa menyebabkan over heating dan lain sebagainya. Sebaiknya ganti baru agar sistem pendingan motor bekerja dengan baik," tutupnya.

BERI KOMENTAR