HOME » BERITA » TILANG ELEKTRONIK HANYA BERLAKU UNTUK KENDARAAN PELAT B

Tilang Elektronik Hanya Berlaku untuk Kendaraan Pelat B

Sistem tilang elektronik dengan CCTV atau Electronic Traffic Law Enforcement (E-TLE) itu sudah mulai diterapkan per bulan ini. Namun tilang elektronik ini baru bisa diberlakukan untuk kendaraan berpelat B.

Rabu, 07 November 2018 17:15 Editor : Dini Arining Tyas
Ilustrasi sistem tilang elektronik (Liputan6.com)

OTOSIA.COM - Di Jakarta, pelanggar lalu lintas tak akan bisa mengelak. Sebab, pihak yang berwenang, akan memberikan tilang berdasarkan pantauan CCTV.

Sistem tilang elektronik dengan CCTV atau Electronic Traffic Law Enforcement (E-TLE) itu sudah mulai diterapkan per bulan ini. Namun tilang elektronik ini baru bisa diberlakukan untuk kendaraan berpelat B.

Sedangkan pelanggar dengan kendaraan selain pelat B, bakal menerima tilang manual oleh petugas kepolisian di lapangan. Sebab, hal ini berkaitan dengan perekaman data kendaraan.

"Kalau yang non B saya tidak punya, kan ada polisi di lapangan (jika pelanggaran bukan pelat B), kan sudah diberitahukan, jam sekian ini," jelas Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusuf, di kantornya seperti disitat dari laman resmi NTMC Polri, Selasa (6/11/2018).

Lanjutnya, untuk keberadaan pelat nomor di luar B atau Jakarta diberitahukan oleh anggota kepolisian di lapangan. Namun,jika sistem E-TLE berhasil diterapkan di Jakarta, maka tidak menutup kemungkinan tahun depan semua kendaraan yang melanggar E-TLE bisa dilakukan penindakan secara elektronik.

"Tahun depan kita akan connect dengan Korlantas.Korlantas punya semua data kendaraan di Indonesia. Insha Allah (tahun depan selain pelat B bisa ditindak)," tambah Yusuf.

Seperti diketahui, Ditlantas Polda Metro Jaya memang sudah resmi menerapkan sistem E-TLE setelah dilakukan uji coba selama satu bulan. Sistem tersebut dinilai efektif karena terbukti mampu mengurangi pelanggar lalu lintas.

"Kemarin (uji coba) efektif dan mulai pertama kali, minggu pertama kurang lebih ratusan ya. Kemudian,minggu kedua turun bahkan terakhir kemarin sampai terjadi penurunan signifikan. Ini menandakan bahwa masyarakat sudah mengetahui di situ ada kamera. Kamera CCTV sehingga mereka waspada dan tertib," tandasnya.

Sumber: Liputan6.com

(kpl/tys)

BERI KOMENTAR