HOME » BERITA » TIPS MERAWAT KACA HELM SUPAYA BERKENDARA TETAP AMAN

Tips Merawat Kaca Helm Supaya Berkendara Tetap Aman

Kaca helm tak boleh luput dari perawatan. Kaca helm yang bersih bisa mengurangi risiko terjadinya kecelakaan.

Rabu, 20 Maret 2019 08:15 Editor : Cornelius Candra
Helm dengan kaca bening (edigest.ph)

OTOSIA.COM - Salah satu perlengkapan berkendara yang wajib dimiliki dan dikenakan oleh pengguna sepeda motor adalah helm. Karena itu, seluruh komponennya harus selalu dalam keadaan baik, seperti bagian luar dan dalam, begitu juga kacan helm atau visor supaya pandangan tidak terganggu.

Jika kaca helm yang digunakan buram atau kotor, maka daya pandang pengendara bakal berkurang, dan pastinya berisiko tinggi menyebabkan kecelakaan. Nah, berikut trik membersihkan kaca helm, seperti dilansir Liputan6.com dari laman resmi Suzuki Indonesia:

1) Bersihkan Secara Berkala

Lap kaca helm secara berkala dengan menggunakan kain halus. Jika terlihat ada kotoran, bersihkan dulu kotoran tersebut menggunakan hand sanitizer, sabun pencuci piring atau jika ada sebaiknya gunakan sabun pencuci khusus kaca helm.

2) Cara Membersihkan Kaca Helm

Lepaskan kaca helm dari helmnya (langkah ini bisa dilewatkan jika Anda buru-buru). Basahi kaca helm, kemudian cuci bersih dengan menggunakan sabun hingga bersih. Ingat, gunakan sabun dan spons lembut agar kaca bersih maksimal.

Setelah itu, bilas kaca dengan air dan keringkan dengan lap chamois (kanebo). Terakhir, gunakan krim pembersih kaca secara merata, kemudian lap hingga bersih dengan menggunakan lap lembut.

Untuk perawatan harian, Anda bisa menggunakan cairan khusus pembersih kaca. Cara membersihkannya sama seperti ketika membersihkan kaca di rumah. Tapi ingat, pastikan dulu kaca helm tidak ditempeli debu kasar atau pasir untuk menghindari risiko tergores.

3) Perawatan Khusus untuk Menjaga Kualitas Kaca Helm

Untuk menjaga kualitas kaca helm tetap bening, ada beberapa perlakukan khusus yang harus Anda lakukan sebagai perawatan rutin, yaitu lap kaca helm sebelum digunakan.

Selain itu, simpan helm di tempat yang aman atau jauh dari benda-benda yang berisiko menggoresnya. Jika hendak disimpan dalam waktu lama, jangan lupa gunakan sarung helm. Kemudian, saat di tempat umum atau pusat perbelanjaan, simpan helm di tempat penitipan helm.

Sebisa mungkin simpan helm di tempat yang tidak langsung terpapar sinar matahari supaya kaca helm tidak cepat buram. Selain itu, ganti sesegera bungkin jika visor telah tergores, buram, atau pun usia pakai yang terlalu lama (3-5 tahun).

Sumber: Liputan6.com

(kpl/crn)

BERI KOMENTAR