HOME » BERITA » TIPU POLISI, PENGENDARA MOBIL PAKAI PENANDA TENAGA MEDIS MILIK ISTRINYA SAAT LOCKDOWN

Tipu Polisi, Pengendara Mobil Pakai Penanda Tenaga Medis Milik Istrinya saat Lockdown

Ada-ada saja cara orang untuk tetap bisa bepergian di tengah pandemi virus Corona (COVID-19).

Sabtu, 18 April 2020 22:15 Editor : Dini Arining Tyas
Tipu Polisi, Pengendara Mobil Pakai Penanda Tenaga Medis Milik Istrinya saat Lockdown
Langgar MCO (Facebook/Polis Daerah Dungun)

OTOSIA.COM - Setelah memberlakukan lockdown sejak satu bulan yang lalu, Malaysia kini masih berperang melawan virus Corona (COVID-19). Pemerintah pun membatasi pergerakan warga saat Movement Control Order atau MCO.

Sayangnya ada pihak-pihak nakal yang mencoba memanipulasi keadaan. Dilansir dari Paultan, baru-baru ini sebuah unggahan di media sosial menjadi viral.

Sebuah keluarga memanfaatkan anaknya dan beralasan anaknya harus ke rumah sakit. Sementara anak-anak yang lainnya harus ikut karena tak ada yang menjaga. Sehingga satu keluarga itu bisa bepergian melintasi perbatasan.

1 dari 2 Halaman

Kasus lain yang memicu kegeraman netizen adalah seorang laki-laki yang menggunakan izin khusus milik istrinya yang merupakan tenaga medias. Penanda tenaga medis itu sudah pasti membautnya diizinkan bepergian ke tempat kerja selama MCO.

"Untngnya istri adalah seorang yang berada di garis terdepan, tidak perlu khawatir ketika diperiksa," katanya dalam unggahannya di Facebook sembari memamerkan kartu kuning bertuliskan Petugas Kesihatan yang ada di dasbor mobil.

2 dari 2 Halaman

Kini kasus-kasus itu tengah diseldiki oleh polisi. Menteri Pertahanan Malaysia Datuk Seri Ismail Sabri mengatakan polisi sudah mengidentifikasi mereka yang terlibat dan akan mengambil tindakan terhadap mereka.

"Tidak ada yang bisa melarikan diri dari hukum, terlebih karena mereka sudah mengakui (di media sosial) melanggar hukum MCO. Jangan bangga akan hal itu dan menganggap diri Anda sebagai pahlawan karena pada akhirnya, tindakan akan diambil dan itu akan membawa masalah bagi diri Anda dan keluargam" katanya.

BERI KOMENTAR