HOME » BERITA » TOURING KE JOGJA, JANGAN LUPA SINGGAH DI 9 TEMPAT WISATA KULINER TERBAIK INI

Touring ke Jogja, Jangan Lupa Singgah di 9 Tempat Wisata Kuliner Terbaik Ini

Senin, 01 Oktober 2018 08:04 Editor : Iwan Tantomi
Shutterstock

OTOSIA.COM - Sebagian orang beranggapan jika pelesiran dengan mengendarai mobil atau motor sendiri itu cukup menyenangkan. Apalagi jika bisa ramai-ramai bareng keluarga atau kawan, touring rasanya jadi lebih seru dan berkesan. Salah satu kota yang cocok dikunjungi untuk touring sekaligus liburan adalah Yogyakarta.

Selain punya banyak destinasi wisata yang menarik, Jogja juga punya segudang tempat wisata kuliner yang wajib banget dikunjungi. Lebih kerennya lagi, harga makanan di Kota Gudeg relatif terjangkau, sehingga tak perlu khawatir bikin kantong jebol kendati keluar-masuk tempat kuliner.

Lalu, di mana saja tempat wisata kuliner di Yogyakarta yang wajib banget dikunjungi? Biar tidak penasaran, berikut 9 nama wisata kuliner Yogyakarta yang sudah Reservasi.com pilihkan untuk Anda.

Ayam Geprek Bu Rum

Jangan mengaku pecinta ayam geprek kalau belum pernah ke Ayam Geprek Bu Rum. Cita rasa ayam gepreknya sudah tersohor di kalangan wisatawan sejak dibuka tahun 2003 silam. Cukup bermodal Rp20.000,- Anda sudah bisa menikmati menu ayam geprek dicampur nasi, tempe, tahu dan es teh.

Gudeg Mbah Lindu

Tepatnya di Jalan Sosrowijayan, Anda bisa menikmati gudeg fenomenal di warung Gudeg Mbah Lindu dengan harga Rp15.000,-. Kelezatan gudeg didapat dari racikan bumbu yang sangat khas.

Mbak Lindu sendiri sudah mulai berjualan gudeg sejak masih remaja. Jadi tak heran kalau gudeg buatannya selalu laris diburu pengunjung.

Bakmi Jawa Pak Pele

Anda yang suka bakmi bisa mampir ke Bakmi Pele yang berlokasi di Jalan Sleman. Warung bakmi ini sudah sangat melegenda, lho! Satu mangkuk bakmi dimasak bersamaan dengan irisan daging ayam, telur dan sayur kol. Jangan lupa tambahkan sebutir telur bebek supaya rasanya lebih nendang lagi. Harga seporsi bakmi dibanderol sekitar Rp19.000,-.

Nasi Kuning Bu Tuminem

Buat Anda yang suka kelaparan tengah malam tidak perlu ribet mencari tempat makan. Nasi Kuning Bu Tuminem bisa jadi tempat persinggahan. Nasi kuning disajikan bersama bawang goreng, potongan timun dan sambal. Satu bungkus dibanderol seharga Rp15.000,-. Cukup murah, kan?

Sate Kambing Pak Yo

Kalau Anda kebetulan lagi melintas di Jalan Raya Krangkungan boleh mampir nih ke Sate Kambing Pak Yo. Daging kambing yang disajikan di sini adalah daging pilihan dan dibakar sampai bumbu benar-benar meresap ke daging bagian terdalam.

Jadi tak heran kalau cita rasanya lezat. Selain sate, Pak Yo juga menyediakan menu tongseng dan gulai. Satu porsi sate dibanderol seharga Rp25.000, sedangkan tongseng dan gulai seharga Rp23.000,- dan Rp20.000,-.

Nasi Kulit Syuurga

Kulit memang menjadi menu utama di warung Nasi Kulit Syuurga ini. Selain kulit, ada pula jeroan, telur, daging ayam dan menu lain yang bisa dijadikan pilihan.

Banyak yang bilang kalau menu di warung ini sangat jahat karena berbahan dasar kulit dan jeroan yang tidak baik untuk kesehatan. Meskipun begitu, warung ini selalu ramai dikunjungi, lho! Untuk menambah kenikmatan, menu kulit dihidangkan bersama serundeng dan lalapan. Yum!

House of Raminten

House of Raminten menjadi wisata kuliner Yogyakarta yang paling fenomenal. Siapapun pasti mengenal warung yang satu ini. Hiasan interior hingga pakaian waitress dibalut dengan konsep yang begitu unik.

Menu makanan dan minumannya juga sangat beragam, harganya juga masih aman di kantong. Anda bisa datang ke warung ini kapan saja karena buka selama 24 jam penuh.

Nasi Goreng Beringharjo Pak Tedjo

Disebut sebagai warung nasi goreng paling tua di Yogyakarta. Menu andalannya adalah nasi goreng yang dicampur dengan daging ayam ataupun daging babi. Cita rasa nasi goreng sangat pas, tidak begitu asin dan manis. Aroma kecap dan bawang putihnya tidak terlalu tercium, tetapi meresap sampai ke nasi goreng. Harus dicoba deh pokoknya!

Gudeg Pawon

Gudeg Pawon bisa dikatakan cukup unik dari yang lain. Setiap pengunjung yang datang harus rela antri, bukan di jalan raya, tetapi di dalam dapur. Sejak tahun 1958 sampai sekarang, Gudeg Pawon selalu ramai. Bahkan pengunjung sering kali harus berdesak-desakan. Apalagi warung ini hanya buka dari pukul 21.30 00.00. Waktu yang sangat terbatas, kan?

Makin penasaran kan dengan kelezatan makanan khas Yogyakarta yang menggugah selera? Supaya makin mantap merencanakan liburan ke kota Gudeg, cek dulu tiket pesawat ke Jogja di halaman berikut ini.

(kly/tmi)