HOME » BERITA » TOYOTA BERSIAP BOYONG PRIUS PHEV, HARGA DI BAWAH CAMRY HYBRID?

Toyota Bersiap Boyong Prius PHEV, Harga di Bawah Camry Hybrid?

PT Toyota Astra Motor (TAM) memberi lampu hijau masuknya Prius PHEV ke Indonesia

Senin, 14 Oktober 2019 19:45 Editor : Ahmad Muzaki
Toyota Bersiap Boyong Prius PHEV, Harga di Bawah Camry Hybrid?
Toyota Prius PHEV (Otosia.com/Nazarudin Ray)

OTOSIA.COM - Saat ini beberapa brand mobil di Indonesia makin menunjukkan keseriusannya untuk memasarkan mobil listrik. Hal ini bisa ditanggapi bahwa era kendaraan listrik akan makin hidup. Sebab, pemerintah sedang menghitung keringanan pajaknya.

Tahu bahwa Indonesia bersiap menghadapi tren mobil listrik, Toyota pun kembali ancang-ancang untuk menambah jajaran kendaraan elektrik mereka, setelah sebelumnya memasarkan Camry, CH-R, dan Alphard hybrid.

PT Toyota Astra Motor (TAM) lalu memberi lampu hijau masuknya Prius PHEV ke Indonesia. Bahkan soal harga sudah digadang-gadang di bawah Rp1 miliar. Kemauan ini sudah disampaikan TAM kepada prinsipalnya di Jepang, Toyota Motor Corporation (TMC).

Ada kemungkinan harga Prius PHEV yang akan masuk di bawah harga Camry hybrid. Harga Camry hybrid sendiri Rp806 juta dan termurah Rp613 juta.

"Target sementara (Prius PHEV) yang kita ajukan di bawah Rp1 miliar. (Kalau harga di bawah Camry). Kami tidak tahu. Tergantung, karena kita lagi negosiasi juga sama mereka (prinsipal) harganya. Tapi yang kita minta sih maksimalnya jangan sampai menyentuh harga Rp1 M," kata Anton Jimmi Suwandy, Direktur Pemasaran TAM.

1 dari 1 Halaman

Hambatan Masuknya Prius PHEV

Toyota Bersiap Boyong Prius PHEV, Harga di Bawah Camry Hybrid?Hambatan Masuknya Prius PHEV

Menurut Anton Jimmi sejauh ini TMC sudah memberikan respon positif terhadap permintaan Indonesia. Tidak ada hambatan bagi TAM untuk memasarkan Prius PHEV di Indonesia dari TMC. Hanya saja pembicaraan detail mengenai harga dan sebagainya masih dalam proses.

?Tidak ada (rintangan) sih. Memang ini lebih ke prosedural. Lebih ke prinsipalnya kan. Mereka yang memutuskan yes atau no. Karena mulai dari masalah produknya, after selesnya, sampai garansinya harus dapat persetujuan dari masing-masing bagian. Jadi ini prosedur normal sih sebenarnya. Tapi memang butuh waktu,? papar Jimmi.

Sementara itu TAM memperkirakan total kendaraan hybrid yang dijual Toyota bisa mencapai 700-800 unit di tahun ini. Jika hasil tersebut ditotal dengan penjualan Toyota hybrid di Indonesia selama 10 tahun angkanya dapat menembus 2.000 unit.

BERI KOMENTAR