HOME » BERITA » TOYOTA COMS, MOBIL LISTRIK TOYOTA YANG MASUK INDONESIA 2021 MENDATANG

Toyota Coms, Mobil Listrik Toyota yang Masuk Indonesia 2021 Mendatang

Mengintip mobil listrik Toyota yang tersedia di Bali, Toyota Coms.

Jum'at, 20 November 2020 12:45 Editor : Cornelius Candra
Toyota Coms, Mobil Listrik Toyota yang Masuk Indonesia 2021 Mendatang
Mobil listrik Toyota Coms (Wheels.ca)

OTOSIA.COM - PT Toyota Astra Motor (TAM) menunjukkan komitmennya dalam mempercepat era elektrifkasi di Indonesia. Saat ini, ada 4 mobil hybrid yang dipasarkan dan pada 2021 mendatang, mereka akan memasukan Toyota Coms.

Anton Jimmy Suwandi, Marketing Director PT TAM, menyebut bahwa Toyota Coms akan melengkapi jajaran kendaraan ramah lingkungan Toyota untuk program Eco Tourism di Nusa Dua, Bali.

1 dari 3 Halaman

 

"Toyota Coms menjadi salah satu mobil ramah lingkungan untuk Bali Project. Konsepnya mobility-sharing, lengkap dengan fasilitas charging juga," terang Anton saat dihubungi redaksi Otosia siang tadi (19/11).

Sekadar informasi, Toyota Coms atau T-Coms merupakan sebuah mobil listrik mungil single-seater alias berkapasitas 1 orang yang diproduksi Toyota Auto Body di Jepang. Konsepnya adalah kendaraan perkotaan yang lebih menonjolkan soal kerpaktisannya dan kemudahan berkendara.

2 dari 3 Halaman

Desainnya tampak unik dan futuristis berkat body melengkung halus. Selain itu, lampu-lampunya juga berbentuk bulat, namun sudah menggunakan LED. Menariknya, Toyota Coms tidak memiliki gril, tapi justru difungsikan untuk charger.

Karena terlahir sebagai kendaraan perkotaan, Toyota Coms tidak mengusung baterai yang terlalu besar, hanya mampu menempuh sekitar 50 km. Menariknya, baterai yang digunakan bukan jenis Lithium-Ion, tapi timbal asam konvensional.

3 dari 3 Halaman

Sementara itu, bagian samping tidak dilengkapi pintu layaknya mobil pada umum. Tapi, di buritan Toyota Coms terdapat bagasi yang cukup untuk meletakkan kebutuhan sehari-hari.

Untuk urusan performa, Toyota Coms mengandalkan motor listrik bertenaga 6,7 hp dengan torsi puncak 40 Nm, dan dislarukan ke roda belakang melalui direct-drive. Kecepatan mobil listrik ini juga terbilang rendah, tapi cukup untuk mobilitas perkotaan, hanya 60 km/jam.

BERI KOMENTAR