HOME » BERITA » TOYOTA DAN HONDA TAMBAH INVESTASI UNTUK RISET MODEL BARU

Toyota dan Honda Tambah Investasi untuk Riset Model Baru

Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita melakukan pertemuan dengan sejumlah perusahaan otomotif ternama Jepang di Tokyo baru-baru ini

Kamis, 21 November 2019 20:15 Editor : Ahmad Muzaki
Toyota dan Honda Tambah Investasi untuk Riset Model Baru
Toyota GR Supra (Otosia.com/Nazarudin Ray)

OTOSIA.COM - Sejumlah perusahaan otomotif Jepang berencana menambah investasinya di Indonesia. Hal ini terungkap usai Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita melakukan pertemuan dengan sejumlah perusahaan otomotif ternama Jepang di Tokyo baru-baru ini.

Pada kegiatan one on one meeting di Tokyo, Menperin Agus telah bertemu sejumlah industri otomotif asal Negeri Matahari Terbit, antara lain dengan direksi Mitsubishi Motors Corporation (MMC), Toyota Group, Daihatsu Motor Corporation, Hino Motor, Suzuki Motor Corporation, Isuzu Japan, dan Honda Motor.

"Kami mendapat laporan tentang rencana ekspansi dari Toyota Group sebesar Rp28,3 triliun. Ini termasuk pengembangan Toyota, Daihatsu, dan Hino," ungkap Agus.

1 dari 2 Halaman

Total Investasi Honda

Toyota dan Honda Tambah Investasi untuk Riset Model BaruTotal Investasi Honda

Menurut Agus investasi tersebut untuk mengembangkan bisnis di Indonesia dan akan direalisasikan dalam periode lima tahun, yakni 2019-2023.

Selain Toyota, Honda juga menyatakan akan merealisasikan investasi sebesar Rp5,1 triliun pada periode 2019-2023 di Indonesia.

?Investasi tersebut untuk model baru dan pendalaman industri, lokalisasi dan sebagainya. Karena memang salah satu nilai positif dari Honda adalah menempatkan pusat penelitian dan pengembangannya di Indonesia,? terang Agus.

Kemenperin mengajak para investor tersebut agar bisa membawa atau membangun pusat R&D-nya di Indonesia.

?Kami jelaskan ada regulasi PP No 45/2019, yang memberikan fasilitas super deduction tax. Jadi, industri yang bangun R&D akan dapat super deduction tax sebesar 300%,? ujarnya.

2 dari 2 Halaman

Untuk Tekan Impor

Toyota dan Honda Tambah Investasi untuk Riset Model BaruUntuk Tekan Impor

Menperin juga mengharapkan kepada Krakatau Nippon Steel Sumikin (Nippon Steel Group) agar terus meningkatkan porsi baja canai gulung dingin lokal, agar tingkat komponen dalam negeri (TKDN) sektor otomotif meningkat sekaligus bisa menekan impor.

?Misi kami bertemu dengan Nippon Steel agar Krakatau Nippon Steel Sumikin (KNSS) bisa meningkatkan porsi baja canai gulung dingin atau CRC (cold rolled coil),? tuturnya.

Hal ini sejalan dengan kebijakan Kemenperin untuk mencari substitusi barang sejenis yang diimpor dari Jepang sebagai bahan baku sektor otomotif.

BERI KOMENTAR