HOME » BERITA » TOYOTA DAN JEPANG SERIUS MENGGARAP KENDARAAN PENJELAJAH RUANG ANGKASA

Toyota dan Jepang Serius Menggarap Kendaraan Penjelajah Ruang Angkasa

Jika pabrikan otomotif lain masih sibuk dengan pengembangan mobil listrik dan mobil otonom, hal berbeda justru dilakukan oleh Toyota. Baru-baru ini, Toyota telah menjalin kesepakatan kerja sama dengan Japan Aerospace Exploration Agency (JAXA) dalam kolaborasi penjelajahan ruang angkasa internasional.

Rabu, 13 Maret 2019 19:15 Editor : Ahmad Muzaki
Kendaraan penjelajah ruang angkasa (Carscoops)

OTOSIA.COM - Jika pabrikan otomotif lain masih sibuk dengan pengembangan mobil listrik dan mobil otonom, hal berbeda justru dilakukan oleh Toyota. Baru-baru ini, Toyota telah menjalin kesepakatan kerja sama dengan Japan Aerospace Exploration Agency (JAXA) dalam kolaborasi penjelajahan ruang angkasa internasional.

Dilansir dari Carscoops, sebagai langkah awal, JAXA dan Toyota telah sepakat untuk menciptakan sebuah kendaraan penjelajah berawak. Nantinya kendaraan tersebut akan menggunakan tenaga listrik. Menariknya, mereka mengklaim bahwa akan memiliki kendaraan penjelajah bertenaga listrik yang mampu menjelajah permukaan bulan hingga lebih dari 10 ribu km.

Rencananya, kendaraan penjelajah itu akan memulai melakukan eksplorasi di bulan pada tahun 2030-an.

"Untuk penjelajahan manusia yang luas terhadap bulan, maka membutuhkan sebuah kendaraan penjelajah yang mampu menjelajah hingga lebih dari 10 ribu km. Oleh karena itu, kami merasa bahwa Toyota memenuhi persyaratan misi tersebut yang mengusung konsep mobilitas ruang," ujar Koichi Wakata selaku Wakil Presiden JAXA.

Nantinya, kendaraan penjelajah tersebut diharapkan dapat bertahan menghadapi kondisi ekstrim di bulan seperti tidak adanya gravitasi, medan yang terdiri dari kawah, tebing dan bukit, serta radiasi dan kondisi suhu yang jauh lebih tinggi dibandingkan di bumi.

Kabarnya, kendaraan penjelajah ini akan memiliki ukuran dimensi panjang 6 meter dan tinggi 3,8 meter. Kendaraan penjelajah ini akan dirancang untuk mampu menampung dua hingga empat orang. Kendaraan ini juga akan memiliki 6 roda yang seluruh rodanya dapat digerakan, artinya kendaraan ini akan mengadopsi sistem penggerak 6x6.

"Saya sangat senang terhadap rencana proyek ini, kami saat ini sedang fokus untuk melakukan pengembangan terhadap daya tahan kendaraan ini di bulan nantinya. Kendaraan Toyota ini juga akan menggunakan teknologi ramah lingkungan sebagai bahan bakar utamanya," imbuh CEO Toyota yaitu Akio Toyota.

(kpl/ikb/ahm)

BERI KOMENTAR