HOME » BERITA » TOYOTA INDONESIA PERPANJANG PENUTUPAN PABRIK, EFEK CORONA (COVID-19)

Toyota Indonesia Perpanjang Penutupan Pabrik, Efek Corona (COVID-19)

Selain faktor keamanan pekerja karena virus Corona (COVID-19), langkah ini diambil untuk mengantisipasi penurunan permintaan kendaraan di pasar domestik dan ekspor.

Sabtu, 18 April 2020 17:15 Editor : Ahmad Muzaki
Toyota Indonesia Perpanjang Penutupan Pabrik, Efek Corona (COVID-19)
Pabrik Toyota di Jepang (Istimewa)

OTOSIA.COM - Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) perpanjang penghentian produksi hingga 24 April 2020. Hal itu setelah mempertimbangkan faktor-faktor komprehensif dan sesuai arahan pemerintah terkait pencegahan Corona (COVID-19).

Selain faktor keamanan pekerja, langkah ini diambil untuk mengantisipasi penurunan permintaan kendaraan di pasar domestik dan ekspor.

"Bagi kami, keselamatan karyawan serta pemangku kepentingan terkait adalah yang utama dan kami akan selalu mematuhi arahan dari pemerintah untuk menekan penyebaran Covid-19," ujar Direktur Administrasi, Korporasi, dan Hubungan Eksternal TMMIN Bob Azam.

Meski tak melakukan produksi kendaraan, aktivitas logistik ekspor akan tetap berjalan di bawah pengawasan pembatasan sosial dan keamanan kesehatan yang ketat.

Selain itu, TMMIN juga memastikan pelaksanaan seluruh aktivitas perusahaan selama pemberlakuan PSBB akan sesuai dengan peraturan dan protokol kesehatan yang berlaku.

1 dari 1 Halaman

Telah Menghentikan Produksi Sejak 13 April 2020

"Kami telah memastikan kecukupan pasokan untuk memenuhi kebutuhan konsumen dan ekspor, sebagai bagian tanggung-jawab kami sebagai basis produksi untuk domestik dan ekspor,? ujar Bob.

TMMIN sebelumnya telah tutup pabriknya sementara mulai 13 sampai 17 April 2020. Hal itu menyusul peraturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di DKI Jakarta.

BERI KOMENTAR