HOME » BERITA » TOYOTA INDONESIA SUDAH PIKIRKAN LIMBAH MOBIL HYBRID

Toyota Indonesia Sudah Pikirkan Limbah Mobil Hybrid

isu limbah mobil hybrid tengah mencuat dan Toyota Indonesia mengaku sudah menemukan solusi limbah mobil hybrid produksi mereka.

Jum'at, 10 Mei 2019 20:15 Editor : Cornelius Candra
Toyota C-HR Hybrid (Toyota Indonesia)

OTOSIA.COM - Limbah baterai mobil hybrid saat ini tengah menjadi salah satu masalah yang disorot. Setelah masa pakainya habis atau pun rusak, pengolahan komponen tersebut harus dipikirkan dengan baik agar tak mencemari lingkungan.

Isu limbah baterai kendaraan semakin mencuat kala pemerintah Indonesia merangkum aturan terkait program kendaraan emisi rendah atau Low Carbon Emission Vehicle (LCEV).

Menanggapi hal tersebut, Anton Jimmi Suwandi selaku Direktur Pemasaran Toyota Astra Motor mengatakan, pihaknya masih terus melakukan studi terkait pengolah limbah baterai kendaraan ramah lingkungan.

"Sekarang jumlah belum begitu banyak jadi sebagian besar ada yang kita pakai lagi di dealer kita atau di TAM sendiri. Karena selnya bisa dipindahin ke satu pack baterai yang baru," kata Anton dalam Liputan6.com.

Anton juga menegaskan studi yang dilakukan pihak TAM saat ini hanya untuk internal, bukan untuk komersial.

"Buat internal kita saja bukan buat komersial. Jadi di luar negeri memang ada dua cara, satu dibuang, ada perusahaan yang menampung. Lalu kedua di-recycle. Itu sel nya yang masih bagus di pindahkan lalu dijadikan pack baterai yang baru lagi," ujar Anton.

Saat ditanya lebih jauh sistem apa yang akan diterapkan TAM di Indonesia terkait pengolahan limbah baterai kendaraan, Anton menegaskan saat ini pihaknya masih mempelajari keduanya.

Sumber: Liputan6.com

(kpl/crn)

BERI KOMENTAR