HOME » BERITA » TOYOTA LUNCURKAN C-HR HYBRID, HARGA BEDA RP30 JUTA DARI VERSI STANDAR

Toyota Luncurkan C-HR Hybrid, Harga Beda Rp30 Juta dari Versi Standar

Menjelang IIMS PT Toyota Astra Motor (TAM) meluncurkan C-HR Hybrid di Jakarta. Toyota C-HR Hybrid dijual lebih mahal sekitar Rp30 juta dari versi konvensional

Senin, 22 April 2019 12:55 Editor : Ahmad Muzaki
Toyota C-HR Hybrid (Otosia.com/Nazarudin Ray)

OTOSIA.COM - Menjelang IIMS PT Toyota Astra Motor (TAM) meluncurkan C-HR Hybrid di Jakarta. Toyota C-HR Hybrid dijual lebih mahal sekitar Rp30 juta dari versi konvensional dan memiliki tiga perbedaan, yakni lampu depan dan belakang, pelek, dan warna baru Radian Green dengan black roof.

Kehadiran C-HR Hybrid melengkapi kendaraan hibrida Toyota yang lebih dulu hadir, Alphard Hybrid, Camry Hybrid, dan Prius Hybrid.

"Kami berharap, selain melengkapi line up Toyota, kehadiran varian SUV Toyota ini berdampak positif terhadap pengembangan pasar dan industri kendaraan listrik di sektor otomotif nasional seperti yang direncanakan pemerintah," kata Yoshihiro Nakata, Presiden Direktur TAM.

Dibanderol Rp523.350.000 dan akan melantai pada IIMS mendatang, C-HR Hybrid menggunakan dua motor penggerak yaitu Internal Combustion Engine (ICE) dan motor listrik.

C-HR Hybrid dipersenjatai mesin 2ZR-FXE dengan power 100 ps yang dikombinasi motor listrik dengan power 36 ps. Untuk konsumsi bahan bakar, C-HR Hybrid lebih efisien 62% dibandingkan varian konvensional dengan emisi CO2-nya juga lebih rendah sekitar 60%.

TAM pertama kali mendatangkan Toyota Prius yang kemudian diikuti oleh Camry Hybrid, dan Alphard Hybrid.

Meskipun pangsa pasarnya masih relatif kecil dibandingkan kendaraan konvensional, pertumbuhan pasar kendaraan hybrid cukup signifikan. Ini antara lain dari penjualan Camry Hybrid yang terus tumbuh.

Porsi penjualan Camry Hybrid dalam beberapa tahun belakang terus meningkat, dari semula di tahun 2018 hanya sekitar 7% dari total penjualan TAM menjadi 12% dari total penjualan sedan medium ini.

"Kehadiran C-HR Hybrid diharapkan mendapat sambutan positif dari pelanggan.

Berdasarkan pengalaman memasarkan kendaraan ramah lingkungan sejak 2009, dari tahun ke tahun terlihat bahwa minat masyarakat terhadap kendaraan berteknologi hybrid ini terus meningkat," kata Anton Jimmi Suwandy, Marketing Director TAM.

(kpl/nzr/ahm)

BERI KOMENTAR