HOME » BERITA » TOYOTA PESIMIS TERHADAP PERKEMBANGAN MOBIL OTONOM

Toyota Pesimis Terhadap Perkembangan Mobil Otonom

Setelah insiden e-Palette menabrak salah satu atlet Paralimpiade, Akio Toyoda, CEO Toyota, ragu terhadap teknologi mobil otonom saat ini.

Rabu, 15 September 2021 08:15 Editor : Arendra Pranayaditya
Toyota Pesimis Terhadap Perkembangan Mobil Otonom
Toyota e-Palette (Toyota)

OTOSIA.COM - Beberapa produsen otomotif dunia berusaha mengembangkan autonomous vehicle atau mobil otonom. Teknologi autonomous dapat membantu dan mempermudah mobilitas manusia sehari-hari.

Salah satu brand yang mencoba menciptakan mobil otonom adalah Toyota. Produsen otomotif asal Jepang ini pernah menunjukkan hasil dari pengembangan mobil otonom mereka pada ajang Paralimpiade.

1 dari 5 Halaman

Pada ajang tersebut Toyota memperlihatkan keunggulan pengoperasian e-Pallette, sebuah mobil otonom yang bertugas untuk mengangkut para atlet dari wisma ke lokasi Paralimpiade.

Sayangnya, operasional mobil itu harus dihentikan setelah salah satu unit yang digunakan menabrak seorang atlet tunanetra, Arimitsu Kitazono, pada tanggal 26 Agustus lalu.

2 dari 5 Halaman

Keraguan CEO Toyota terhadap teknologi mobil otonom

Akio Toyoda pada acara Olimpiade Tokyo 2020 (Toyota)

Usai insiden tersebut CEO Toyota, Akio Toyoda, mengungkapkan kekhawatirannya terhadap faktor keselamatan mobil otonom. Melansir situs carscoops.com, Senin (13/9/2021), Toyoda menilai saat ini teknologi tersebut belum siap digunakan di jalanan umum.

"Saya kira saat ini belum realistis untuk mobil otonom dapat beroperasi dengan sendirinya di jalanan umum," ujarnya pada sebuah tayangan YouTube yang diunggah akun Toyota Times, Jumat (27/8/2021).

3 dari 5 Halaman

Selain keraguannya terhadap teknologi canggih yang belum siap menjawab tantangan tersebut, Toyoda juga memberi komentar terhadap permintaan konsumen untuk segera membuat mobil yang sepenuhnya otonom atau sistem fully-autonomous Level 5.

Dia mengatakan, untuk saat ini Toyota tidak tergesa-gesa untuk mengembangkan kendaraan otonom, melainkan menunggu waktu di mana teknologi canggih itu benar-benar matang dan layak jalan.

"Ada tekanan (dari masyarakat) kepada produsen otomotif untuk menjadi yang pertama meluncurkan mobil (otonom) Level 5. Tetapi saya sudah katakan untuk tidak ikut bandwagon tersebut," tutupnya.

4 dari 5 Halaman

Spesifikasi Toyota e-Palette

Bagian samping Toyota e-Palette (Toyota)

Toyota e-Palette merupakan mobil otonom Level 4 buatan Toyota Motor Corporation di Jepang. Mobil tersebut diperasikan selama berlangsungnya Olimpiade Tokyo 2020.

Setiap unit sudah dilengkapi pintu geser, ramp elektrik serta lantai yang landai dan rendah. Hal tersebut untuk memudahkan akses keluar masuk setiap penumpang, termasuk mereka yang menggunakan kursi roda.

5 dari 5 Halaman

Berkat bodi berbentuk kotak, e-Palete mempunyai ruang dalam yang luas. Toyota mencatat kapasitas maksimum sebanyak 20 penumpang berdiri. Namun jika diisi empat penumpang berkursi roda, daya tampung terbatas menjadi tujuh orang.

Penggunaan teknologi canggih seperti kamera, perangkat LiDAR, serta sistem khusus untuk mengemudi otomatis membuat e-Palette sebagai mobil otonom Level 4 dengan opersional berkendara di kecepatan rendah.

Mobil listrik itu bisa mencapai kecepatan tertinggi sebesar 19 km/jam dan mempunyai jarak tempuh 150 km dalam sekali pengecasan. 

BERI KOMENTAR