HOME » BERITA » TREN TURUN, KENAPA HONDA JUALAN MOTOR BEBEK PREMIUM?

Tren Turun, Kenapa Honda Jualan Motor Bebek Premium?

Motor bebek sudah tak selaris dulu, tapi Honda malah menawarkan motor bebek premium.

Kamis, 10 September 2020 15:15 Editor : Cornelius Candra
Tren Turun, Kenapa Honda Jualan Motor Bebek Premium?
Honda CT125 (Otosia.com/ Cornelius Candra)

OTOSIA.COM - Beberapa tahun belakangan, PT Astra Honda Motor (AHM) terbilang rajin menghadirkan motor bebek premium. Padahal, tren moped di Indonesia tengah tergantikan oleh skuter matik.

Saat ini, pabrikan berlogo sayap itu memasarkan Honda SuperCub C125 Rp72,7 juta. Terbaru, mereka merilis motor bebek adventure, Honda CT125 seharga Rp75 juta (OTR Jakarta). Rupanya, PT AHM memiliki pertimbangan sendiri.

"Kami mencoba memberikan pilihan ke masyarakat. Selama permintaannya ada, kami akan coba penuhi. Harganya memang cukup tinggi karena kami datangkan langsung dari Jepang," terang Thomas Wijaya, Marketing Director PT AHM.

1 dari 1 Halaman

Sekadar informasi, secara fisik keduanya mengusung konsep yang berbeda. Honda CT125 terlahir sebagai motor bebek tracker yang siap melibas medan off-road ringan. Sedangkan Honda SuperCub C125 merupakan penghormatan untuk mengenang Honda SuperCub C100 yang dirilis pada 1958.

Teknologi yang disematkan pada Honda CT125 dan Honda SuperCub C125 juga terbilang modern. Keduanya dibekali dengan full-LED lighting serta instrumen panel full-digital. Tak lupa, hadir juga logo Honda versi lawas untuk memperkental nuansa retro.

Di sektor dapur pacu, keduanya mengusung mesin 1-silinder 125 cc. Hanya saja, Honda CT125 mendapat asupan daya sebesar 8,7 hp dan torsi 11 Nm, sedangkan Honda SuperCub C125 bertenaga 9 hp dengan torsi maksimum 9,79 Nm.

BERI KOMENTAR