HOME » BERITA » TRIK SEDERHANA ATASI ENDAPAN KARBON PADA UJUNG BUSI

Trik Sederhana Atasi Endapan Karbon Pada Ujung Busi

Kamis, 25 Agustus 2016 21:45 Editor : Fitradian Dhimas
Foto: Nazar Ray

OTOSIA.COM - Meski bentuknya kecil, busi memiliki peran yang sangat vital bagi mesin kendaraan.

Busi yang tidak baik akan menyebabkan pengapian kendaraan akan terganggu.

Busi sendiri berfungsi mengubah tegangan tinggi yang mengalir dari koil menuju antara elektroda pusat & bawah.

Setelah itu akan menghasilkan percikan api antara 2 elektroda tersebut dan membakar campuran bahan bakar serta udara yang terkompresi di ruang bahan bakar.

Konsep ini sedikit mirip dengan cara kerja korek api. Busi juga harus dapat bertahan di lingkungan kerja yang bersuhu dan bertekanan tinggi dengan beban kerja yang berat serta korosif, beber Mahesa Argha Yudha, Assistant Marketing Manager PT NGK Busi Indonesia

Menurut Mahesa Argha Yudha, ada beberapa macam kondisi busi. Karena proses pembakaran yang terjadi atau penyebab lainnya, endapan karbon atau kerak akan terkumpul pada bagian ujung busi, sehingga tegangan hanya melewati kerak tersebut tanpa menghasilkan percikan antara 2 elektroda. Akibatnya mesin sulit dihidupkan.

Untuk mengatasi agar tidak terjadi penumpukkan karbon tersebut, kendaraan dapat dijalankan dengan kecepatan kurang lebih 80-90 km/jam selama 10-15 menit, agar temperatur busi naik dan karbon atau kerak dapat melakukan pembersihan (self-cleaning), imbuhnya.

NGK menyarankan sebaiknya dilakukan pengecekan kondisi busi setiap minimal 10.000 km atau 1 tahun sekali. Namun penumpukkan karbon tersebut tidak akan terjadi pada busi NGK tipe Iridium IX, karena sudah di aplikasikan teknologi yang sudah dipatenkan NGK bernama Thermo Edge Design, kata Mahesa.

Biasanya saat sedang dilakukan pengecekan busi, terdapat warna kecoklatan diatas hexagon pada bagian insulator. Hal tersebut disebabkan oleh partikel minyak atau kotoran di sekitar busi, kondisi ini tidak mempengaruhi performa kinerja busi, tambahnya.

Lantas bagaimana merawat dan membersihkan busi? Ia menyarankan untuk menggunakan sikat nilon dalam membersihkan bagian ujung busi. NGK tidak merrekomendasikan untuk menggunakan sikat kawat, hal ini untuk menghindari kerusakan di bagian ujung busi, juga menghindari kemungkinan bagian kecil dari kawat yang tertinggal di permukaan elektroda.

NGK juga tidak merekomendasikan untuk membersihkan busi dengan menggunakan cairan kimia, karena dikhawatirkan mengandung elemen yang berbahan dasar besi, pungkasnya.

(kpl/nzr/fdk)

BERI KOMENTAR