HOME » BERITA » TUTUP PABRIK DAN TAK LAKU, BUKAN BERARTI NISSAN ANGKAT KAKI DARI INDONESIA

Tutup Pabrik dan Tak Laku, Bukan Berarti Nissan Angkat Kaki dari Indonesia

Nissan belum mau angkat kaki dari Indonesia meski telah menutup pabriknya di Purwakarta dan merugi akibat penjualannya terus terpuruk.

Rabu, 03 Juni 2020 18:15 Editor : Nazarudin Ray
Tutup Pabrik dan Tak Laku, Bukan Berarti Nissan Angkat Kaki dari Indonesia
All New Nissan Livina (Nazar Ray)

OTOSIA.COM - Tidak ada peningkatan penjualan dan kalah bersaing dengan brand Jepang lainnya, akhirnya Nissan Motor Co Ltd menutup pabriknya yang ada di kawasan Kota Industri Kota Bukit Indah, Purwakarta, Jawa Barat.

Sejak 11 tahun terakhir penjualan Nissan terus menurun dan kalah bersaing dengan merek-merek lain. Nissan lalu merugi 6,2 miliar US dolar pada Maret 2020.

Pentutupan pabrik tersebut sempat menimbulkan kekahwatiran Nissan bakal hengkang dari Indonesia, menyusul merek Jepang lainnya Subaru di tahun 2013 dan brand Amerika General Motors dan Ford, yang telah angkat kaki pada tahun 2015 dan 2016 silam.

1 dari 3 Halaman

Namun melalui Hana Maharani, Head of Communication Nissan Motor Indonesia, Nissan memastikan tidak keluar dari Indonesia dan tetap menjual dan menyediakan layanan aftersales buat konsumen Nissan di Indonesia.

PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia (MMKI) direncanakan akan mengambil alih pabrik PT Nissan Motor Indonesia (NMI) di Purwakarta.

Aroma kabar akan tutup pabrik Nissan di Indonesia memang sudah tercium sejak akhir 2019 lalu. Saat itu, melalui Makoto Uchida, Presiden dan CEO Nissan Motor Co Ltd mengatakan bahwa penutupan pabrik merupakan rencana strategis Nissan dalam rencana empat tahun mendatang.

 

2 dari 3 Halaman

Nissan akan berkonsentrasi pada pabrik Thailand sebagai basis produksi tunggal untuk pasar ASEAN. Langkah penutupan pabrik tidak hanya dilakukan di Indonesia saja. Nissan juga menutup pabriknya yang ada di Spanyol, bahkan ada rencana akan merambat ke India. Untuk wilayah Eropa dipusatkan di pabrik Nissan yang ada di Sunderland, Inggris.

Dengan demikian, kelak model-model Nissan yang masuk ke Indonesia akan didatangkan langsung dari Negeri Gajah Putih selain Jepang. Mayoritas model-model Nissan yang dipasarkan di Indonesia didatangkan dari negara lain, seperti  Nissan X-Trail dan Serena yang diimpor dari Jepang.

Dengan adanya penutupan ini, pabrik di Purwakarta tak lagi memproduksi mobil Nissan. Terakhir pabrik Nissan merakit mesin All New Nissan Livina, kembaran dari Mitsubishi Xpander. Sebelumnya Nissan juga sudah menghentikan produksi merek Datsun.

 

3 dari 3 Halaman

Kabarnya, produksi Livina tetap akan dilanjutkan MMKI sebagai kolaborasi global keduanya, yang tergabung dalam aliansi bersama Renault.

Menurut data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) produksi mobil merek Nissan pada 2018 di pabrik itu mencapai 3.468 unit, turun 70 persen dari tahun sebelumnya dan hanya menyumbang 0,3 persen dari total produksi mobil di Indonesia.

Sementara penjualan retail mobil Nissan pada periode Januari hingga April 2020 tercatat sebanyak 165 unit dari total penjualan seluruh merek sebanyak 24.276 unit. Penurunan penjualan terjadi salah satunya akibat adanya pandemi corona COVID-19 dan pelaksanaan PSBB.

BERI KOMENTAR