HOME » BERITA » UJI PEMAKAIAN BAHAN BAKAR BIODIESEL D-100 SEJAUH 200 KM, INI HASILNYA

Uji Pemakaian Bahan Bakar Biodiesel D-100 Sejauh 200 Km, Ini Hasilnya

Pertamina sukses melakukan uji coba bahan bakar biodisel D-100 pada sebuah MPV sejauh 200 Km.

Sabtu, 18 Juli 2020 19:15 Editor : Nazarudin Ray
Uji Pemakaian Bahan Bakar Biodiesel D-100 Sejauh 200 Km, Ini Hasilnya
Uji coba Biodiesel D-100 sejauh 200 km menggunakan MPV (Istimewa)

OTOSIA.COM - Pertamina sukses melakukan pengetesan bahan bakar biodisel D-100. Bahan bakar yang 100% murni dari nabati tersebut dimasukan dites sejauh 200 km.

Bahan bakar yang digunakan dalam uji performa tersebut adalah campuran D-100 sebanyak 20%, Dexlite sebanyak 50% dan FAME sebanyak 30%.

Hasil pengetesan menunjukkan penggunaan D-100 dalam campuran bahan bakar kendaraan dapat meningkatkan cetane number dan menurunkan kepekatan asap yang dibuang.

"Menurut hasil uji lab kami, terukur bahwa angka Cetane Number campuran D-100 dan Dexlite yang digunakan tersebut mencapai angka minimal 60 atau lebih tinggi dari Dexlite yang memiliki Cetane Number 51," kata Deputy CEO PT Kilang Pertamina Internasional (KPI), Budi Santoso Syarif.

1 dari 1 Halaman

Demikian juga hasil uji emisi kendaraan menunjukkan Opacity (kepekatan asap gas buang) turun menjadi 1,7% dari sebelumnya 2,6% saat tidak dicampur dengan D-100.

Uji Performa ini dilakukan pada 14 Juli 2020 sepanjang 200 km menggunakan kendaraan jenis MPV berbahan bakar diesel keluaran 2017. Selain hasil uji kuantitatif yang baik, tidak ditemukan adanya excessive noise selama perjalanan, tenaga tetap ada, dan asap buangan knalpot tetap bersih meski pada RPM tinggi.

Biodiesel D-100 diproduksi Perdana di Kilang Dumai Pertamina dan dibuat dari 100% bahan nabati turunan dari CPO atau kelapa sawit yang banyak terdapat di Indonesia.

 

BERI KOMENTAR