HOME » BERITA » UMUR BOLEH TUA, TAPI PERFORMA 5 SEDAN INI TAK BISA DISEPELEKAN

Umur Boleh Tua, Tapi Performa 5 Sedan Ini Tak Bisa Disepelekan

Meskipun sudah berumur, beberapa mobil sedan ini masih memiliki performa yang terbilang 'berjiwa muda'.

Jum'at, 09 Juli 2021 18:15 Editor : Arendra Pranayaditya
Umur Boleh Tua, Tapi Performa 5 Sedan Ini Tak Bisa Disepelekan
Dari kiri BMW E39, Nissan Cefiro, Mitsubishi Galant, BMW E36. (Istimewa)

OTOSIA.COM - Mobil tua sering dianggap kurang bertenaga dan bahkan ketinggalan zaman. Semakin berkembangnya dunia otomotif, pabrikan pun banyak menawarkan mobil baru yang diklaim tetap powerful.

Tapi, ada fakta unik di balik itu semua. Mobil-mobil lawas punya keunggulan, utamanya di sektor dapur pacu yang bertenaga hingga 120 hp. Padahal varian-varian terbaru banyak yang masih di bawah itu.

Untuk mengakalinya, produsen umumnya memberikan turbo sebagai pemompa power. Sebagai gambaran, sedan di era 1990-2000an, banyak yang dikaruniai dapur pacu dengan tenaga kuda bahkan mencapai 150 hp. Berikut contohnya:

1 dari 5 Halaman

Mitsubishi Galant Hiu Generasi ke 8

Galant Legnum VR-4, varian estate yang sayangnya tidak hadir di Tanah Air. (Autocar UK)

Pada tahun 1998 Mitsubishi Indonesia memperkenalkan Galant generasi ke delapan. Mobil tersebut merupakan penerus Galant sebelumnya berjuluk 'paus' atau juga ada menyebutkan 'lele'. Karena versi ini mempunyai tampang yang lebih agresif, banyak orang memberikan nama ?Galant Hiu?.

Pada era keemasannya, sedan 4 pintu ini tergolong kencang. Dengan mesin V6 2.500cc SOHC kode 6A13 bertenaga 167 hp dan torsi 230Nm, Galant dengan mudah mencapai kecepatan tinggi. Konsekuensinya mesin ini tergolong boros.

Fitur-fitur dalam kabin juga cukup menarik, seperti AC digital dengan fungsi auto, semua kaca all auto, armrest belakang dan rem belakang yang sudah cakram.

Tentu sebagai mobil yang sudah berumur, ada beberapa bagian yang kurang lengkap. Speedometer misalnya masih full analog, airbag hanya di sisi kemudi dan speaker twitter pun belum ada.

Jika kamu tertarik untuk membeli Galant Hiu, harga bekasnya kini berkisar di angka Rp 40-100 juta tergantung kondisi dan odometer.

2 dari 5 Halaman

BMW E39 523i/528i

BMW Seri 5 E39, sedan elegan nan timeless. (BMW)

Mendekati tahun 2000, BMW menelurkan generasi terbaru seri 5 berkode E39. Dengan tampang elegan nan timeless, varian ini sering jadi incaran peminat BMW.

Untuk seri 5 ada dua pilihan yaitu 523i dan 528i. Keduanya punya versi dapur pacu yang sama (M52) dan konfigurasi mesin enam silinder segaris. Hanya saja, kubikasi mesin 528i lebih besar.

523i mempunyai mesin 2.500cc dengan tenaga 170hp dan torsi 245Nm. Sedangkan, 528i berbekal 2.800cc mempunyai 190hp dan torsi 290Nm.

Fitur 528i tentu lebih lengkap. Ada MID, individual door warning, kursi depan elektrik dan pengaturan setir elektrik. Tetapi untuk pecinta transimisi manual harus memilih 523i.

Sisanya kedua mobil relatif sama. Active Stability Control (ASC), AC dual zone, ventilasi AC belakang, armrest kursi belakang dan CD changer enam kepingan ada di kedua model.

Tertarik? Harga bekasnya saat ini berada di kisaran Rp 50-120 juta untuk 523i dan 528i berkisar di angka Rp 70-120 juta tergantung dengan kondisi mobil. 

 

3 dari 5 Halaman

Nissan Cefiro

Sedan untuk penggemar modif, Nissan Cefiro. (SpeedHunters/Javier Alfaro)

 

Nissan Cefiro pertama kali masuk Indonesia di tahun 1989. Dengan kode A31, versi ini merupakan generasi pertama Cefiro dan satu-satunya yang menggunakan penggerak roda belakang.

Pada zamannya, Cefiro tergolong cukup canggih di kelasnya. Lampunya sudah projector, spion lipat elektrik, punya armrest kursi belakang dan dilengkapi adjustable suspension plus mode comfort atau sport.

Walau tersedia banyak pilihan mesin di luar negeri, Indonesia hanya kebagian tipe RB20E 2.000cc enam silinder segaris SOHC dengan power 150hp dan torsi 180Nm.

Memang jika dibandingkan empat mobil lainnya dalam daftar ini, Cefiro bisa dibilang berada di urutan terbawah. Namun mobil ini sebenarnya sangat menarik bagi kamu yang hobi modifikasi.

Suku cadang dari mobil sport Nissan seperti Skyline dan Silvia bisa dengan mudah dan sangat cocok ditanamkan ke Nissan Cefiro. Makanya, Cefiro banyak dijejali mesin Skyline GTS-T dengan tipe RB25DET karena mempunyai konfigurasi dan penggerak roda yang serupa.

Harga bekas Nissan Cefiro mencapai Rp 40-70 jutaan untuk spesifikasi standar. Tentu beda lagi bila Cefiro dengan swap engine Skyline. Khusus untuk model itu biasa dibanderol Rp 130-150 jutaan.

4 dari 5 Halaman

Toyota Camry XV20 V6 Grande

Tampang sederhana, dapur pacu perkasa. Toyota Camry XV20 V6 Grande (Istimewa)

 

Toyota Camry XV20 ternyata cukup unik karena generasi merupakan pioneer datangnya Camry ke Indonesia. Pada peluncurannya, Camry diposisikan pada kelas sedan menengah ke atas dan menggantikan Toyota Corona Absolute.

Secara eksterior, Camry XV20 terlihat sederhana jika dibandingkan dengan sedan-sedan lain dalam daftar ini. Selayaknya mobil era 90an yang termakan waktu, bodinya terkesan lawas dan kurang menarik perhatian.

Sebagai gantinya, dapur pacu mobil ini tidak bisa diremehkan. Berkode 1MZ-FE, mesin V6 dengan power 201hp dan torsi 280Nm ini lebih bertenaga dari jantung 2.800cc M52 milik BMW.

Kabin varian Grande cukup mewah dan lengkap pada masanya dengan kedua kursi depan sudah elektrik, AC ada mode auto dan armrest belakang.

Fitur keselamatan pun tak kalah komplet dengan tersedianya Anti-lock Braking System (ABS), rem cakram pada empat roda dan dua airbags di dasbor.

Keberadaan Camry XV20 model Grande memang cukup langka. Banyak Camry generasi keempat ini merupakan tipe GLX yang menggunakan mesin empat silinder. Biasanya varian V6 Grande ini berada di harga kisaran Rp 40-90jutaan.

Apabila kamu kesusahan mencari mobil tersebut, coba pilih generasi di atasnya, Toyota Camry XV30, yang lebih banyak beredar dan mempunyai rentang harga yang relatif sama.

 

5 dari 5 Halaman

BMW E36 323i

BMW Seri 3 E36, paling mengotak, tetap dicari. (BMW)

 

Terakhir adalah BMW 323i. Menggunakan mesin yang sama dengan kakaknya, 523i, jeroan M52 itu sekarang menggunakan bodi lebih ramping dan ringan.

Seri 3 pun jadi lebih gesit dan sporti dibanding seri 5, cocok bagi kamu yang menginginkan BMW tetapi lebih mengutamakan kenikmatan berkendara.

Dari lima mobil yang kami sebutkan dalam berita ini, E36 memiliki bodi paling mengotak. Meski demikian, tampangnya tetap memberi kesan gagah dan dinamis.

Fitur-fitur pada mobil ini serupa dengan 523i. Kursi masih manual, punya AC dual zone, rem cakram pada dilengkapi empat roda dan Anti-lock Braking System (ABS).

Perbedaan tentu berada di dimensi yang lebih kecil dibanding seri 5, termasuk beberapa fitur-fiturnya. Patut disayangkan Active Stability Control (ASC) tidak ada dan airbag kini hanya ada satu untuk pengemudi, sama seperti Galant Hiu.

Pencarian sedan ini cukup mudah namun perlu dipastikan bahwa E36 yang dicari benar-benar seri 323i. Varian bawahnya 318i dan 320i mempunyai mesin empat silinder yang dikenal kurang bertenaga, terutama untuk 318i.

Harga mobil ini sekitar Rp 60 juta hingga Rp 130 jutaan tergantung pemakaian dan kondisi.

 

BERI KOMENTAR