HOME » BERITA » USAI IKUT WSSP 300 PORTUGAL, GALANG HENDRA OPTIMISTIS HADAPI ARRC INDIA

Usai Ikut WSSP 300 Portugal, Galang Hendra Optimistis Hadapi ARRC India

Jum'at, 22 September 2017 11:15

Usai Ikut WSSP 300 Portugal, Galang Hendra Optimistis Hadapi ARRC India
Galang Hendra (foto: Yamaha)
Editor : Fajar Ardiansyah | Reporter : Nazarrudin Ray

Otosia.com - Usai mengikuti balap Supersport 300 dunia (WSSP300) di Portimao, Portugal, Minggu kemarin (17/9), pembalap yamaha Indonesia Galang Hendra mengaku memiliki motiviasi kuat menghadapi seri ke-5 Asia Road Racing Championship 2017 (ARRC 2017) di sirkuit Madras Moto Race Tra,Irungattukottai, Chennai, India, akhir pekan ini (23-24/9)

Pengalaman yang diterima Galang Hendra menjadi dorongan kuat untuk berprestasi lebih baik di level ARRC 2017 India. Pastinya, baik Galang Hendra ataupun rekan se-timnya Rey Ratukore akan berupaya keras untuk meraih prestasi terbaik. Konsisten meraih poin untuk memperbaiki posisi klasemen sementara Asia Production 250 (AP250).

Saat ini Galang Hendra dan Rey Ratukore yang mengendarai Yamaha YZF-R25 masing-masing berada di urutan ke-6 dan ke-9 klasemen sementara AP250.

“Ada persamaan karakter antara Madras dan sirkuit sebelumnya (Sentul). Kita akan menggabungkan data yang kita miliki untuk mendapatkan set-up terbaik dari sesi latihan bebas (free practice),” ujar Wahyu Rusmayadi, Manajer tim Yamaha Racing Indonesia (YRI).

Sebagai gambaran, usia lintasan Madras terbilang cukup tua karena dibangun tahun 1980 dan dibuka pada 1990 Sirkuit ini memiliki panjang 3,717 km, dan terdapat 12 tikungan dan 3 trek lurus. Trek ini terakhir digunakan ARRC tahun 2013 lalu. Jadi sudah cukup lama karena memang sebelumnya di lintasan yang lebih modern, Buddh International Circuit.

“Bagi saya, trek ini sangat menarik. Ada tantangan saat memasuki tikungan ke-4. Disini perlu handling yang baik karena sebelum masuk ke cornering 4, motor dalam kecepatan tinggi karena setelah trek lurus. Lanjut masuk tikungan ke-5 yang parabolik dimana kita harus atur ritme RPM mesin dalam momen rolling-speed,” ucap Galang Hendra.

“Karakter sirkuit Madras memang variatif, ada beberapa cornering dimana kita dapat ambil momen untuk lebih cepat dan butuh pengontrolan pengereman,” timpal Rey Ratukore.

Sementyara di kelas Underbone 150 (UB) dapat menjadi momen rider Yamaha Racing Indonesia untuk merebut podium juara dan mendekati poin pemimpin klasemen sementara UB150 asal Malaysia, Md Akid Aziz (UMA Racing Yamaha Maju Moto) yang sama-sama membesut Yamaha MX King 150.

“Saya senang balapan di Sirkuit Madras ini. Saya lebih nyaman dengan kondisi motor sekarang. Kami mempunyai set-up awal terbaik dari hasil tes Minggu lalu di Sentul,” beber Wahyu Aji yang sudah meraih dua kali podium juara, dua kali runner-up dan sekali podium ketiga.

Semangat pantang menyerah juga ditunjukkan rookie atau pendatang baru UB150, Anggi Setiawan, racer tim Yamaha Yamalube WR Super Battery KYT TJM Race Tech yang berumur 18 tahun. Pembalap asal Palu, Sulteng ini sukses merebut podium ke-3 saat balap Sport 250 cc dalam hajatan Yamaha Sunday Race 2017 Sentul, pekan lalu.

(kpl/nzr/fjr)






Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami

APA PENDAPAT ANDA ?

2017-11-28
detail

BERITA POPULER