HOME » BERITA » USAI MEMAKI PESEPEDA, PENGENDARA MOBIL YANG MENGAKU SEBAGAI POLISI DICIDUK LALU MINTA MAAF

Usai Memaki Pesepeda, Pengendara Mobil yang Mengaku sebagai Polisi Diciduk Lalu Minta Maaf

Viral pria pengendara mobil mengaku sebagai polisi saat bersitegang dengan pesepeda

Rabu, 02 September 2020 17:45 Editor : Ahmad Muzaki
Usai Memaki Pesepeda, Pengendara Mobil yang Mengaku sebagai Polisi Diciduk Lalu Minta Maaf
Pria yang memaki Sepeda di PIK 2 Minta Maaf. ©2020 Liputan6.com/Yopi Makdori

OTOSIA.COM - Viral seorang pria mengaku sebagai polisi memaki pesepeda di Pasir Putih PIK 2, Penjaringan, Jakarta Utara. Lelaki yang diketahui bernama Joy itu akhirnya meminta maaf.

Melansir Merdeka.com, dalam video klarifikasi Joy yang diunggah oleh akun resmi Polres Metro Jakarta Utara di @polres_metro_jakarta_utara, Joy meminta maaf atas perbuatannya itu. Ia pun membantah dirinya sebagai anggota polisi.

"Dengan adanya video tersebut saya minta maaf atas keributan yang terjadi antara saya dengan Andi Saputra Teja, Surya dan saudara Edward. Dan saya meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada institusi Polri karena dalam keributan tersebut saya mengaku sebagai anggota polisi," ucap Joy dalam videonya yang dikutip, Rabu (2/9/).

Joy mengaku bekerja sebagai kontraktor di PT Tunas Mandiri Sejahtera. Dalam video yang sama, Joy juga meminta maaf kepada pengelola PIK 2, Agung Sedayu Group atas keributan yang terjadi.

"Demikian klarifikasi dan permohonan maaf saya, terima kasih," tutup Joy.

1 dari 4 Halaman

Viral di Medsos

Sebelumnya, sebuah video viral di media sosial menampilkan pengendara mobil bersitegang dengan pesepeda. Pengendara mobil itu marah dan mengaku sebagai polisi.

Rekaman video berdurasi 57 detik itu memperlihatkan seorang pria berbadan tegap yang mengenakan kaos warna cokelat dan celana pendek. Dia berbicara dengan nada tinggi kepada dua pesepeda tersebut.

"Geser sepedamu, kau ambil ini kau geser ini. Geser ini punya kau. Emang ini punya kau," kata pria itu seperti dikutip Liputan6.com, Jakarta, Selasa (1/8/2020).

"Sudah saya suruh angkat enggak mau angkat. Otak kau di mana," timpalnya lagi.

2 dari 4 Halaman

Saat itu, pesepeda lain berusaha menenangkan pria itu. Namun, pria itu tak terima ketika disentuh. Dia langsung mengaku sebagai polisi.

"Hei jangan pegang. Kau kalau ku tembak kau. Aku ini polisi," kata pria tersebut.

Seketika itu juga pesepeda yang memakai helm terus mengucapkan kata maaf.

"Maaf, maaf saya sudah minta maaf," kata pesepeda yang memakai baju putih celana biru.

3 dari 4 Halaman

Tetapi, pria yang mengaku-ngaku polisi tersebut terus-terusan marah. Dia bahkan terlihat mengayunkan kakinya ke pesepeda.

"Sudah banyak kau geser kau, mobil mau lewat," ucap pria berbaju cokelat yang mengaku sebagai polisi.

Pria yang mengaku polisi itu bahkan mengucapkan kalimat umpatan sambil meludahi salah satu pesepeda sebelum meninggalkan lokasi.

4 dari 4 Halaman

Akun Twitter @Dharma_tc pada keterangan videonya menuliskan, "Oknum marah-marah dan melakukan kekerasan di pasir putih PIK-2 mengaku ngaku polisi saat bersitegang dengan pengendara sepeda. Diakhiri dengan tindakan seperti meludahi pengendara sepeda. @DivHumas_Polri@poldametrojaya."

Korban sebelumnya juga membuat laporan ke Polsek Metro Penjaringan, Jakarta Utara. Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara Kompol Wirdhanto Hardicaksono menjelaskan, peristiwa itu terjadi di sekitaran Teluk Naga.

"Ditangani Polsek Penjaringan," ucap dia, Selasa (1/9/).

Di tempat terpisah, Kapolsek Metro Penjaringan Kompol Ardiyansah membenarkan jika salah satu pria di dalam video telah membuat laporan. Saat ini, laporan yang dibuat pada Minggu (30/8) tersebut tengah dipelajari oleh penyidik

"Kasus ini masih dalam pendalaman," ujar Ardiyansah.

BERI KOMENTAR