HOME » BERITA » USAI TERJATUH DI MOTOGP ITALIA, KONDISI MARC MARQUEZ DISEBUT MEMPRIHATINKAN

Usai Terjatuh di MotoGP Italia, Kondisi Marc Marquez Disebut Memprihatinkan

Pada dua balapan terakhir, Marc Marquez gagal menyumbangkan poin untuk Kejuaraan Dunia MotoGP 2021. Setelah terjatuh beberapa kali, kondisi Marc Marquez memprihatinkan.

Jum'at, 04 Juni 2021 16:15 Editor : Dini Arining Tyas
Usai Terjatuh di MotoGP Italia, Kondisi Marc Marquez Disebut Memprihatinkan
Marc Marquez (HRC)

OTOSIA.COM - Operasi demi operasi dilewati pembalap Repsol Honda Team, Marc Marquez usai kecelakaan high-side di Jerez saat MotoGP 2020 lalu. Tiga kali operasi dalam lima bulan dia jalani.

Bahkan hampir satu musim penuh sepanjang MotoGP 2020, Marquez absen. Pada MotoGP 2021, pembalap asal Spanyol itu baru comeback saat MotoGP Portugal di Sirkuit Portimao.

Tapi tampaknya kondisi Marquez belum sepenuhnya pulih hingga dia bisa memiliki performa menakjubkan seperti saat musim 2019. Lagi-lagi, kakak Alex Marquez itu harus jatuh berkali-kali.

1 dari 2 Halaman

Terakhir, saat MotoGP Italia di Sirkuit Mugello akhir pekan lalu, Marquez kembali terjatuh. Dia hanya menyelesaikan beberapa lap awal dan berakhir tidak menyelesaikan balapan.

Tentu, ini bukan hanya mimpi buruk bagi Honda, tapi juga bagi Marquez sendiri. Setelah terjatuh di Mugello, dia mengaku kesakitan di lengan dan bahunya, sehingga dia harus melanjutkan perawatan antibiotik.

Founder Mobile Clinic, dr. Claudio Costa memberikan pandangannya tentang kondisi Marc Marquez saat ini. Terlepas bahwa Costa tak memiliki data kesehatan internal Marquez, Costa menyebut bahwa kondisi Marquez memprihatinkan.

 

2 dari 2 Halaman

"Saya dengar, dia mendapatkan perawatan antibiotik. Fokusnya adalah infeksi pada tulang di sekitar pelat dan baut yang terpasang di lengannya. Kondisi yang buruk. Bagaimana jika tidak sembuh? Saya menyukai pembalao ini dan berharap pemeriksaan klinis setelah Barcelona hasilnya baik. Marc bisa sembuh dan kembali ke podium," kata Costa, dikutip dari Corsedimoto.

Maka itu, menurutnya prosedur operasi lainnya tidak bisa dikesampingkan jika infeksi tidak hilang. Tapi yang perlu ditekankan adalah apa yang disampaikan Costa adalah hipotesis tanpa dasar klinis.

BERI KOMENTAR