HOME » BERITA » VAPE BISA BIKIN PENGEMUDI MOBIL DITILANG, DENDA MAKSIMAL TEMBUS RP88 JUTA

Vape Bisa Bikin Pengemudi Mobil Ditilang, Denda Maksimal Tembus Rp88 Juta

Merokok memakai rokok elektrik alias vape bisa membuat pengemudi ditilang. Denda maksimalnya pun fantastis bisa tembus puluhan juta rupiah.

Selasa, 28 Januari 2020 18:45 Editor : Dini Arining Tyas
Vape Bisa Bikin Pengemudi Mobil Ditilang, Denda Maksimal Tembus Rp88 Juta
Vaping sambil mengemudi (Express.co.uk)

OTOSIA.COM - Merokok sambil berkendara bisa dikenai denda. Aturan itu juga berlaku di Indonesia, yang tertuang dalam pasal 6 Peraturan Menteri Perhubungan RI Nomor PM 12 Tahun 2019.

Jika nekat berkendara sambil merokok, dendanya bisa mencapai Rp 750 ribu. Tapi rupanya, denda itu tak seberapa dibandingkan dengan denda di Inggris.

Hanya saja di negeri Ratu Elizabeth itu, aturan lebih spesifik. Bagi perokok yang menggunakan rokok elektronik atau vape, dendanya mencapai GBP 100 atau Rp 1,7 juta (Kurs GBP 1 = Rp 17.767), jika tilang ditempat.

1 dari 2 Halaman

Menurut The Sun, pengendara bermotor juga bisa mendapatkan 3 poin pelanggaran. Sementara itu, jika kasus diselesaikan di pengadilan, denda akan bertambah berkali lipat.

Maksimum denda yang diberikan untuk pengemudi yang sambil merokok menggunakan rokok elektronik ini tembus GBP 5.000 atau Rp 88 jutaan. Mengapa bisa semahal itu?

Alasannya tak hanya soal mengalihkan fokus pengemudi. Tapi juga asap vape yang lebih banyak dari rokok biasa itu bisa mengurangi visibilitas dan menyebabkan kecelakaan.

2 dari 2 Halaman

"Vaping sambil berkendara bisa membuat visibilitas terganggu karena asap vape. Maka aktivitas seperti iyu dianggap sebagai mengemudi sembarangan, yang merupakan sebuah pelanggaran," terang Head of Road Safety Royal Society, Nick Lloyd.

Parahnya lagi, tampaknya perilaku itu bisa berdampak pada asuransi. Sebab, asuransi di Inggris disebut tak menanggung kerusakan atau cedera dalam tabrakan akibat pengellihatan yang dikaburkan oleh asap.

BERI KOMENTAR