HOME » BERITA » BIKIN JANTUNGAN, PARKIR CUMA SEBENTAR TAPI BAYAR RP32 JUTA

Bikin Jantungan, Parkir Cuma Sebentar Tapi Bayar Rp32 Juta

Apa jadinya jika kamu harus membayar sampai Rp 32 juta hanya untuk parkir?

Kamis, 02 Mei 2019 19:15 Editor : Dini Arining Tyas
Foto tarif parkir yang harus dibayar Supra Mac di Jewel Changi Airport (Facebook/Supra Mac)

OTOSIA.COM - Saat parkir di tempat parkir dengan tarif yang sudah ditentukan, biasanya para pemilik mobil sudah punya bayangan akan membayar berapa. Tapi hal mengagetkan dialami pemilik akun facebook Supra Mac.

Lewat akun facebooknya itu, dia menunjukkan tarif parkir yang harus dia bayarkan. Melansir World of Buzz, angka yang tertera bikin jantungan.

Pada foto yang diunggah Supra Mac 24 April lalu, yang diketahui sebagai sopir pengiriman di Singapura, tarif parkirnya mencapai SGD 3.158 atau lebih dari Rp 32 jutaan (Kurs SGD 1 = Rp 10.465).

Hal itu dia alami saat hendak keluar dari parkiran Jewel Bandara Changi, Singapura. Unggahannya itu lantas menjadi viral. Apalagi setelah tahu, bahwa waktu parkirnya tak lebih dari 45 menit saja.

Screenshot unggahan Supra Mac (Facebook/Supra Mac)

Supra menjelaskan bahwa dia tak bisa keluar dari tempat parkir setelah melakukan pengiriman karena saldonya tak cukup. "Saya baru mengisi Cashcard saya tadi pagi. Ketika saya melihat jumlahnya, itu seperti lelucon," katanya.

Dia baru bisa meninggalkan tempat parkir tanpa membayar 15 menit kemudian, setelah menghubungi petugas Jewel lewat interkom. Menurutnya, tak ada yang bisa disalahkan dari insiden ini.

Sebab usut punya usut, catatan pada pintukeluar bandara, kunjungan Supra terakhir dilakukan pada 10 April. Rupanya, saat itu tak ada catatan pengemudi meninggalkan tempat parkir.

"Tak ada catatan pengemudi meninggalkan tempat parkir. Dan karena itu biaya parkir jadi membengkak sampai kunjungan berikutnya yang terjadi pada 24 Apri l," ujar juru bicara Devt Airport Changi Airport.

Soal hal ini, Supra mengatakan dia tak mengalami kendala saat keluar pada 10 April. Bahkan dia tak mengekori kendaraan lain.

Maka itu, juru bicara tersebut menyarankan untuk selalu menjaga jarak aman dari mobil di depan, sehingga sistem parkir bisa merekam.

(kpl/tys)

BERI KOMENTAR