HOME » BERITA » VIRAL GUNUNG TELOMOYO PENUH SEPEDA MOTOR, GANJAR PRANOWO: MASYARAKAT KURANG PIKNIK

Viral Gunung Telomoyo Penuh Sepeda Motor, Ganjar Pranowo: Masyarakat Kurang Piknik

Pemandangan keren di puncak Gunung Telomoyo memikat hati masyarakat. Sayangnya setelah pemandangan indah itu beredar, situasi di gunung tersebut jadi tidak kondusif.

Jum'at, 24 Juli 2020 14:15 Editor : Dini Arining Tyas
Viral Gunung Telomoyo Penuh Sepeda Motor, Ganjar Pranowo: Masyarakat Kurang Piknik
Gunung Telomoyo penuh kendaraan (merdeka.com)

OTOSIA.COM - Beberapa waktu lalu viral video yang menunjukkan suasana di gunung Telomoyo. Puncak gunung Telomoyo dipadati pengunjung yang menggunakan sepeda motor.

Dilansir dari Merdeka.com, gunung Telomoyo sendiri berada di perbatasan Kabupaten Semarang dengan Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Gunung itu memiliki ketinggian 1.894 mdpl.

Gunung ini cukup unik. Bila pada gunung-gunung lainnya para pendaki harus mendaki menuju puncak gunung dengan berjalan kaki, di Gunung Telomoyo, mereka bisa menggapai puncak gunung dengan motor pribadi.

Namun, bukan karena letusannya atau peristiwa alam yang terjadi di sana, Gunung Telomoyo menjadi ramai diperbincangkan publik karena banyaknya pemotor yang memadati puncak gunung itu.

Tak ketinggalan, peristiwa itu juga menjadi sorotan tokoh-tokoh publik tak terkecuali Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. Apalagi, kepadatan itu terjadi saat masih dalam suasana pandemi COVID-19. Berikut selengkapnya:

1 dari 3 Halaman

Puncak Gunung Telomoyo menjadi viral setelah tersebar video yang merekam kemacetan di sana. Dalam video berdurasi 20 detik itu, tampak banyak pemotor yang harus berdesakan untuk menuju ke puncak gunung itu. Viralnya video kemacetan di Puncak Telomoyo diposting oleh akun Twitter @jawafess pada Minggu (19/7/2020).

Atas kejadian itu, Ganjar Pranowo langsung menelpon pengelola Puncak Telomoyo untuk menutup tempat wisata itu. Menurut Ganjar, tempat itu bisa dipadati banyak wisatawan yang datang dengan motor karena lagi nge-trend nya negeri di atas awan.

?Itu saya cek kemarin, ternyata gara-gara ada yang membuat vlog negeri di atas awan. Pemandangannya kan bagus. Langsung direspon masyarakat dan semua datang. Saya langsung minta ditutup dan memang sudah ditutup untuk dilakukan evaluasi,? kata Ganjar Pranowo dikutip dari Liputan6.com pada Kamis (23/7/2020).

2 dari 3 Halaman

Selain itu, Ganjar meyakini banyaknya pemotor yang memadati puncak Telomoyo disebabkan karena masyarakat yang sudah bosan di rumah. Oleh karena itu mereka ingin segera piknik dan menikmati pemandangan.

?Istilahnya mereka kurang piknik. Maka kalau melihat apa yang beredar di medsos, langsung menarik orang dan ingin datang. Kalau ini nggak dijaga, kan bahaya,? terang Ganjar.

Ganjar mengatakan agar kejadian serupa tidak terjadi kembali. Ia meminta tempat wisata yang akan dibuka harus sudah mengantongi izin dari pemerintah.

?Setelah ini nggak boleh sembarangan membuka destinasi wisata. Kalau mau dibuka, ya harus izin dulu. Agar semuanya bisa dikontrol dengan baik khususnya protokol kesehatannya,? ungkap Ganjar.

3 dari 3 Halaman

Ganjar Pranowo mengatakan bahwa semua tempat wisata harus mengontrol pengunjung yang datang apabila ingin beroperasi kembali. Selain itu, kapasitas tampung, protokol kesehatan, serta sarana prasarananya juga harus disiapkan.

?Tidak boleh datang berbondong-bondong begitu. Semua harus diatur. Maka saya minta seluruh daerah menjaga masing-masing, khususnya pengelola wisata,? kata Ganjar Pranowo.

BERI KOMENTAR