HOME » BERITA » VIRAL, JANJI PRESIDEN JADI TAMENG USIR PENAGIH UTANG KENDARAAN BERMOTOR

Viral, Janji Presiden Jadi Tameng Usir Penagih Utang Kendaraan Bermotor

Baru-baru ini viral video yang menunjukkan perseteruan antara seorang kreditur dan debitur kendaraan bermotor hingga membawa-bawa pernyataan Presiden Joko Widodo.

Senin, 30 Maret 2020 20:15 Editor : Dini Arining Tyas
Viral, Janji Presiden Jadi Tameng Usir Penagih Utang Kendaraan Bermotor
Sempat terjadi aksi saling mendorong antara penagih utang dan arifin (Liputan6.com)

OTOSIA.COM - Kebijakan kelonggaran pembayaran angsuran kredit kendaraan bermotor bisa jadi angin segar bagi masyarakat, di tengah kepungan virus Corona atau COVID-19. Pernyataan yang disampaikan Presiden Joko Widodo itu pun kini jadi tameng bagi para penunggak angsuran.

Seperti di Gorontalo, seorang laki-laki bernama Arifin Dambela, warga Desa Ilotidea, Kecamatan Tilango, Kabupaten Gorontalo, mengusir penagih utang dari salah satu perusahaan finance dengan alasan pernyataan presiden.

Penagih utangdan Arifin sempatbersitegang dan saling dorong. Arifin tidak terima kendaraannya yang baru menunggak pembayar satu bulan ditarik. Dirinya pun membacakan kebijakan presiden soal keringanan tunggakkan selama pandemi

virus corona

.

1 dari 2 Halaman

Video cekcok antara kedua pihak bahkan viral setelah ada seseorang yang mengunggahnya di media sosial. Video berdurasi tiga menit itu bahkan disiarkan secara langsung di akun Facebook.

"Debt Collector itu datang memaksa menagih dan diancam akan ditarik motor saya. Kebetulan angsuran ini baru telat sebulan lebih. Sementara dengan keadaan yang sekarang kan mereka harus mengerti," kata Arifin saat ditemui Liputan6.com, Senin (30/3/2020).

Arifin menjelaskan, wabah virus corona membuat penghasilan hariannya terganggu. Dirinya yang saban hari menjual alat-alat dapur merasakan dampak berkurangnya pemasukan. Dagangan lesung miliknya tidak bisa dijual ke luar daerah karena akses keluar masuk Gorontalo sudah ditutup demi mencegah penyebaran virus corona.

2 dari 2 Halaman

"Pendapatan saya bisa dibilang tidak ada. Soal utang saya pasti akan dibayar," ungkapnya.

Arifin juga beralasan menolak bayaran angsuran, karena ada instruksi langsung dari Presiden Jokowi yang menjanjikan bakal ada keringanan bagi para pengangsur kendaraan bermotor.

"Mereka tidak mau mendengarkan penjelasan, terpaksa saya usir," katanya.

Sumber: Liputan6.com

BERI KOMENTAR