HOME » BERITA » VIRAL MATI LISTRIK SE-JAWA, BAGAIMANA KESIAPAN MOBIL LISTRIK DI INDONESIA?

Viral Mati Listrik se-Jawa, Bagaimana Kesiapan Mobil Listrik di Indonesia?

Adanya pemadaman listrik beberapa waktu lalu pengaruhi peredaran mobil listrik di Indonesia

Selasa, 06 Agustus 2019 09:15 Editor : Ahmad Muzaki
Viral Mati Listrik se-Jawa, Bagaimana Kesiapan Mobil Listrik di Indonesia?
Ilustrasi mobil hybrid, Outlander PHEV (Otosia.com/Nazarudin Ray)

OTOSIA.COM - Mati listrik se-Jawa jadi problem terbaru sejak hal ini terjadi cukup lama dan bergilir pada hari Minggu (4/8/2019).

Ironisnya, kondisi tersebut serta-merta menciptakan pertanyaan kesiapan mobil listrik di Indonesia. Anggapan muncul sebab mobil listrik tidak bisa bekerja dalam kondisi ini.

"Mobil listrik itu kan yang dipahami mobil yang hanya mengandalkan listrik. Padahal electric vehicle itu ada hybrid, plugin hybrid," kata Harjanto, Direktur Jenderal Indstri Logam, Mesin Alat Transportasi dan Elektronika Kemenperin.

1 dari 2 Halaman

Kendala Infrastruktur

Viral Mati Listrik se-Jawa, Bagaimana Kesiapan Mobil Listrik di Indonesia?Kendala Infrastruktur

Ia menjelaskan bahwa dari sekian jenis mobil listrik, kajian pun diadakan dengan melibatkan perguruan tinggi.

Kan kajian oleh 6 perguruan tinggi. Pilihannya adalah hybrid. Memang salah satu consider-nya adalah infrastruktur. Sama (daya beli) untuk baterainya. Kalau besar kan mahal, tambahnya.

Mobil hybrid sendiri seperti diketahui tidak sepenuhnya mengandalkan listrik tetapi juga mesin bensin yang masih umum saat ini.

2 dari 2 Halaman

Outlander PHEV

Viral Mati Listrik se-Jawa, Bagaimana Kesiapan Mobil Listrik di Indonesia?Outlander PHEV

Mobil seperti Outlander PHEV misalnya bisa mengandalkan sistem pengisian baterai saat mobil mengandalkan mesin bensin.

Dengan demikian, baterai tetap bisa terisi listrik tanpa mengandalkan suplai dari sumber listrik eksternal, sekalipun juga bisa demikian atau dengan kata lain mengandalkan colokan listrik rumah, charging station, dan sejenisnya.

BERI KOMENTAR