HOME » BERITA » VIRAL PEMOBIL NGOTOT MASUK SURABAYA SAAT PPKM DARURAT, CUMA MODAL KUNCI KOS

Viral Pemobil Ngotot Masuk Surabaya Saat PPKM Darurat, Cuma Modal Kunci Kos

Video pemobil ngotot masuk Surabaya saat PPKM Darurat dengan bermodal kunci kos

Senin, 05 Juli 2021 10:15 Editor : Ahmad Muzaki
Viral Pemobil Ngotot Masuk Surabaya Saat PPKM Darurat, Cuma Modal Kunci Kos
Polisi yang menindak pemobil yang ngotot masuk Surabaya (Instagram/@polantasindonesia)

OTOSIA.COM - Selama Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, pelaku perjalanan jauh wajib menunjukkan kartu vaksin minimal dosis I dan hasil negatif swab antigen atau PCR. Jika tidak, petugas yang melakukan penyekatan akan memutar balik.

Nah, itulah yang dilakukan oleh polisi di Surabaya saat menindak pemobil asal Semarang. Meski telah diminta putar balik, pemobil tersebut tetap ngotot ingin masuk Surabaya. Video kejadian yang viral di media sosial ini diunggah oleh akun Instagram @polantasindonesia Minggu (4/7/2021).

1 dari 6 Halaman

Berdasarkan video tersebut, awalnya polisi menjelaskan syarat masuk Surabaya saat PPKM Darurat, yakni menunjukkan hasil swab negatif dan sertifikat vaksin. Jika tidak bisa menunjukkan, maka tidak diperbolehkan masuk Surabaya.

Meski tak bisa menunjukkan dokumen-dokumen tadi, pemobil tersebut tetap ngotot ingin masuk Surabaya. Ia mengaku sebagai anak kos.

"Kalau saya anak kos?" kata pemobil.

"Ada surat keterangan kosnya gak dari RT/RW?" tanya polisi.

"Ya saya gak tahu pak," jelas pemobil lagi.

"Yang lainnya kos pun, dia menunjukkan surat keterangan dari RT/RW-nya," tegas polisi.

"Mana saya tahu pak di peraturan tidak dijelaskan," bantah pemobil lagi.

2 dari 6 Halaman

Polisi pun tetap bertindak tegas meminta pemobil tersebut untuk putar balik. Namun ia tetap ngotot ingin masuk Surabaya dengan bukti kunci kamar kos.

"Jika anda bisa membuktikan ngekos di sini saya lepaskan," kata polisi

"Kalau saya bukan dari sini, saya akan bawa barang-barang. Sekarang saya bawa kunci kos, bapak mau ikut saya ke kos," kata pemobil.

3 dari 6 Halaman

Pemobil tetap tak terima jika diminta untuk putar balik. Terlebih lagi ia berasal dari Semarang. Ia bingung harus ke mana jika saat di Semarang juga diminta menunjukkan hasil swab dan sertifikat vaksin.

Namun polisi menyayinkan jika ia tetap bisa masuk Semarang. Sebab KTP dan plat nopol mobilnya berasal dari Semarang.

"Kalau semarang kamu KTP semarang. Ini sudah bukti. Sekarang kamu bisa membuktikan gak kalau ngekos di sini?" tanya polisi

"Bisa saya bawa kunci, ayo ke rumah saya, saya buktikan," kata pemobil.

4 dari 6 Halaman

Polisi pun tetap menindak tegas pemobil tersebut. Namun ia masih saja tak terima dan menganggap polisi mempersulit peraturan yang ada.

"Dikasih teguran, 'kalau kamu lewat sini lagi kamu harus bawa surat domisili selesai kan'. Kenapa dipersulit gitu lho pak?" kata pemobil tersebut.

5 dari 6 Halaman

Video yang telah ditonton lebih dari 21 ribu kali ini mendapatkan beragam komentar netizen. Banyak dari mereka yang menyayangkan aksi pemobil asal Semarang tersebut.

"Ada IG nya ga min? Biar kita bantu dan tau bagaimana prosedurnya PPKM. Untung personilnya sabar nih mantap pakpol," tulis @satlantaspolresgarut

"Org ga ada bukti mlh ngeyel????, udah ga tau ga mau cari tau," komentar @superdeden_

"Karepe arek iki opo seh kok ngeyel ae," jelas @qulhugenni

"Emang enak...di bilang jngn kemana mana malah keluyuran," tulis @doet81

"Sana mas vaksin dulu ... biar gak meronta" ,,, habis vaksin banyak cari info PPKM ,,, baru keluar rumah ya ..." komentar @novrika_fangesthi

6 dari 6 Halaman

 

 

BERI KOMENTAR