HOME » BERITA » VIRAL PEMUDA DI DENPASAR SETOR DP RP50 JUTA UNTUK BELI INNOVA, TAPI MALAH DIKEROYOK PENJUAL MOBIL

Viral Pemuda di Denpasar Setor DP Rp50 Juta untuk Beli Innova, Tapi Malah Dikeroyok Penjual Mobil

Berikut ini kronologi pemuda di Denpasar di keroyok penjual mobil Toyota Innova

Rabu, 27 Oktober 2021 11:15 Editor : Ahmad Muzaki
Viral Pemuda di Denpasar Setor DP Rp50 Juta untuk Beli Innova, Tapi Malah Dikeroyok Penjual Mobil
Tangkapan layar video penganiayaan pemuda di Denpasar. ©2021 Merdeka.com/Instagram

OTOSIA.COM - Aksi kriminalitas yang diduga terkait tindakan penipuan dengan modus penjualan mobil viral di media sosial. Seorang pemuda dikeroyok oleh tiga pria bertubuh besar usai menyetor DP pembelian mobil.

Video yang memerlihatkan tindakan keji ini diunggah oleh akun Instagram @andreli48 pada Selasa (26/10/2021). Berikut ini kronologi lengkap dari kejadian tersebut.

1 dari 7 Halaman

DP Rp50 Juta

Berdasarkan keterangan yang ada, awalnya seorang pemuda melakukan transaksi pembelian mobil Toyota Innova dengan harga murah. Saat melakukan traksaksi di jalan sepi, ia menyetorkan uang DP sebesar Rp50 juta ke penjual.

Usai DP tersebut diterima sekelompok pria penjual mobil malah mengeroyok pemuda tadi. Bahkan ia diseret untuk masuk ke Innova dan ponselnya pun dirampas.

"Saat DP diterima oleh 3 orang berbadan tegap tsb , tiba2 si pembeli lugu tsb diseret paksa oleh sindikat penjual utk masuk mobil berikut hp nya dirampas pelaku( dugaan sementara si pembeli mau dibuang ) shg uang bisa mereka kuasai," tulis akun @andreli48

2 dari 7 Halaman

Si pemuda tadi pun tak tinggal diam, ia terus melawan saat dikeroyok tiga pria kekar tersebut. Dalam video pun ia berulang kali kena tonjok.

"Tolong pak, tolong saya," teriak korban.

Melihat kejadian ini warga sekitar termasuk perekam video berusaha melerai. Mereka kemudian menahan pelaku pengeroyokan dan memanggil pihak kepolisian.

"untung si pembeli lugu berani berontak dan melawan walaupun dipukuli terus sampai kita datang utk menahan mobil kelompok tsb utk tdk boleh pergi menunggu sampai polisi datang," tulis akun tersebut.

3 dari 7 Halaman

Karena merasa terpojok pelaku pun kemudian mengembalikan ponsel dan uang DP Rp50 juta ke pemuda tadi. Setelah itu mereka berusaha untuk pergi, namun terus dihalangi oleh korban dan warga.

"Mana uangku kembalikan, Hpku mana," teriak korban ke pelaku.

"Ini polisi udah datang, urusan polisi. Sudah jangan dikasih jalan," kata perekam video.

4 dari 7 Halaman

Komentar Netizen

Video yang telah ditonton lebih dari 6 ribu kali ini mendapatkan beragam komentar netizen. Banyak dari mereka yang merasa geram dengan aksi kriminalitas ini.

"Udah jelas itu rampok ko warga malah pada diem si," tulis @cpui5

"Makelar setan itu. Tandai aja itu orang nya. Buat pembeli dan showroom mobil second," jelas @danangenoy

"Mungkun perampasan gak jd, tp tindak aniaya dan kekerasan bisa d lanjutkan, dan modus penipuannya bisa jalan neh...itu yg nipu orang mana y??... Ormas bukan??," komentar @theja_gunadi

"Alhamdulillah masih ketolong korbannya...iya tuh masih bisa di pidanakan penganiayaan sm penipuan," tulis @vhiarahayueffendi

"ini sih bukan Penipuan lagi, tapi upaya Perampokan dengan kekerasan, harusnya Perampok itu bisa dihajar di tempat oleh massa," komentar @aldyprayoga89

5 dari 7 Halaman

Ditindak Polisi

Terkait insiden ini Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu Ketut Sukadi membenarkan adanya kejadian itu. Peristiwa itu terjadi di depan Kantor PU, Jalan Gatot Subroto VI, Denpasar, Bali, Senin (25/10) sekitar pukul 14.00 Wita.

"Iya, telah terjadi peristiwa pengeroyokan, yang viral medsos," kata Sukadi, Selasa (26/10) yang dikutip dari Merdeka.com.

Korban diketahui bernama I Made Pande Windu Merta (28). Sementara terduga tiga pelaku bernama Andi Masait alias Asep (42), Oter Ali (55), dan Samuel Erik Mekolie alias Oscar.

6 dari 7 Halaman

Lebih lanjut, Sukadi menjelaskan bahwa setelah mendapatkan laporan personelnya langsung meluncur ke lokasi. Kemudian korban dan pelaku dibawa ke Polsek.

Para pelaku masih dilakukan pemeriksaan dan korban telah melaporkannya. "(Para pelaku) masih diperiksa dan diambil keterangan. Info terakhir dari Kapolsek Denpasar Utara korban lapor kembali untuk kasus diproses," ujar Sukadi.

7 dari 7 Halaman

View this post on Instagram

A post shared by Andre Li (@andreli48)

BERI KOMENTAR