HOME » BERITA » VIRAL POLANTAS TILANG PEMOBIL AVANZA KARENA BAWA SEPEDA, DIRLANTAS POLDA METRO JAYA MINTA MAAF

Viral Polantas Tilang Pemobil Avanza Karena Bawa Sepeda, Dirlantas Polda Metro Jaya Minta Maaf

Akui anggotanya lakukan kesalahan saat menilang pemobil Avanza yang membawa sepeda, Dirlantas Polda Metro Jaya meminta maaf

Jum'at, 01 Oktober 2021 10:15 Editor : Ahmad Muzaki
Viral Polantas Tilang Pemobil Avanza Karena Bawa Sepeda, Dirlantas Polda Metro Jaya Minta Maaf
Polantas (Instagram/@trijaya_bike)

OTOSIA.COM - Publik dihebohkan dengan polisi lalu lintas (polantas) yang salah saat melakukan penilangan. Karena kesalahan itu Dirlantas Polda Metro Jaya sampai meminta maaf kepada publik.

Kejadian ini bermula saat polantas memberikan tilang kepada pemobil Avanza yang membawa sepeda di kabin. Lantas seperti apa kronologinya? Berikut ulasan lengkapnya.

1 dari 7 Halaman

Kronologi

Dari video yang diunggah oleh akun Instagram @trijaya_bike pada Kamis (30/9/2021), awalnya pria pemobil Avanza menjelaskan jika ia merasa tak melanggar aturan lalu lintas apapun. Namun pihak polantas tetap memberikan tilang karena telah membawa sepeda di bagasi mobil.

"Pelatnya hidup, STNK ada, SIM ada, semuanya ada, surat-suratnya lengkap, tapi ditilang hari ini. Karena bawa sepeda di dalam mobil katanya suruh digantung di belakang katanya lebih aman mobilnya mobil orang bukan mobil barang," kata perekam video.

2 dari 7 Halaman

Setelah diberi tilang, ia kemudian meminta penjelasan lebih mendetail kepada Polantas yang bernama Rizki. Polantas tersebut pun menjelaskan bahwa sepeda tak boleh dibawa di dalam kabin mobil.

Secara ketentuan sepeda harus digantung di bike carrier yang diletakkan di belakang mobil. Dengan cara ini berkendara akan lebih aman dibandingkan diletakkan di dalam mobil.

"Dengan bapak Rizki? Saya ini naik mobil di Jalan Perimeter Bandara. Jadi saya hari ini bawa sepeda nih katanya nggak boleh, nih sepedanya. Maaf ya temen-temen YouTuber, sorry nih saya bawa sepeda nih," ujarnya lagi.

"Kalau mau bawa sepeda, harusnya dikasih alat yang di sini," ujar Polantas Rizki.

3 dari 7 Halaman

Lebih lanjut, Rizki menjelaskan bahwa Avanza hitam itu merupakan mobil berpenumpang bukan kendaraan untuk angkut barang. Ia juga menjelaskan aturan terkait tilang yang diberikan.

"Karena kan ketentuan mobil ini untuk orang," lanjut Rizki.

"Tentang daya angkut barang Pasal 307 UU Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, lihat di Google yah," katanya.

4 dari 7 Halaman

Dirlantas Polda Metro Jaya Minta Maaf

Menanggapi video viral ini, Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo mengatakan bahwa yang disampaikan oleh Briptu Rizky adalah salah terkait Pasal 307 tersebut.

"Bahwa Anggota tersebut salah dalam menerapkan pasal Pasal 307 menjelaskan tentang kendaraan bermotor angkutan umum barang, yang membawa barang melebihi dimensi angkutan dan dapat membahayakan keselamatan," kata Sambodo yang dikutip dari Merdeka.com.

5 dari 7 Halaman

Semestinya, apabila ia ingin melakukan penilangan atau penindakan terhadap pengendara tersebut dengan menerapkan Pasal 283.

"Sedangkan apabila akan menindak kendaraan berpelat hitam, seharusnya menggunakan Pasal 283. Setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor dipengaruhi suatu keadaan dapat mengganggu konsentrasi berkendara. (apabila barang yang Ada di dalam kendaraan cukup besar, sehingga mengganggu pandangan dan berpotensi membahayakan)," jelasnya.

6 dari 7 Halaman

Dengan adanya kejadian viral ini, Sambodo selaku pimpinan meminta maaf kepada publik atas kesalahan yang diperbuat anggotanya.

"Atas kejadian tersebut kami mewakili Direktorat Lalu Lintas meminta maaf dan akan mengingatkan kembali petugas di lapangan, khususnya terhadap petugas tersebut dan akan kita berikan sanksi sesuai kesalahannya," tutupnya.

7 dari 7 Halaman

 

 

BERI KOMENTAR