HOME » BERITA » VIRAL POLISI BERJAKET OJOL HADANG PENGENDARA YAMAHA NMAX UGAL

Viral Polisi Berjaket Ojol Hadang Pengendara Yamaha NMax Ugal

Pria berjaket ojol yang menghadang pengendara Yamaha NMax ternyata seorang polisi.

Kamis, 20 Februari 2020 19:45 Editor : Cornelius Candra
Viral Polisi Berjaket Ojol Hadang Pengendara Yamaha NMax Ugal
Polisi berjaket ojol hadang pengendara Yamaha Nmax (Twitter.com/ @hrsdhy)

OTOSIA.COM - Belum lama ini netizen ramai membahas seorang pria berjaket ojol (ojek online) yang mengahadang pengendara motor. Video tersebut diunggah oleh pemilik akun Twitter bernama @hrsdhy.

Akun bernama @hrsdhy menceritakan kronologi kejadian tersebut. Awalnya terlihat aksi kejar-kejaran antara pengemudi ojek online dengan pengendara motor. Sang pengemudi ojek online lalu menghadang pengendara motor yang berboncengan tersebut.

1 dari 5 Halaman

Kejadian ini terjadi di daerah Duren Sawit, Jakarta Timur. Pengemudi motor matic besar tersebut mengendarai motornya secara ugal-ugalan. Pengemudi ojek online pun langsung mengejar hingga dan menghadang pengemudi motor yang ugal-ugalan ini.

Awalnya, mengutip dari Merdeka.com, pengendara motor matic ini sempat menolak untuk berhenti. Tapi saat pengemudi ojek online ini membuka jaket dan menunjukkan seragam polisinya, pengemudi ini pun tak bisa berkutik.

2 dari 5 Halaman

Menurut beberapa sumber, pengemudi ojek online tersebut ternyata adalah Kapospol Pondok Kopi Aiptu Ridwan Simanungkalit. Ridwan mengaku memakai jaket ojol milik temannya karena jaket miliknya masih basah.

Kapolres Jakarta Timur, Arie Ardiyan, juga membenarkan kejadian polisi yang menyamar sebagai ojol tersebut.

3 dari 5 Halaman

"Dia kan pembina ojol secara tidak langsung, jadi dekat sama ojol. Dia tugasnya memang silaturahmi sama teman-teman ojol. Jadi sangat dekat sama ojol," ujar Arie.

Arie Ardiyan menambahkan bahwa Kasospol pun berhak dan memiliki wewenang atas penindakan bagi pelanggar lalu lintas di jalan raya, walaupun tidak bisa menilang.

4 dari 5 Halaman

"Boleh, semua polisi boleh menindak kalau melihat pelanggaran di depan mata. Nanti kan ada surat tilang. Nanti kan ada petugasnya," ujarnya.

Adanya pengendara yang ugal-ugalan di jalan menunjukkan tingkat kesadaran taat aturan lalu lintas yang sangat rendah di Jakarta. Sampai-sampai, ada polisi menyamar sebagai driver ojek online untuk menghalau pelanggar lalu lintas ini.

5 dari 5 Halaman

Sumber: Merdeka.com

BERI KOMENTAR