HOME » BERITA » VIRAL POLISI MINTA DIBELIKAN 'MINUM' KALAU MAU CEPAT, TAK HANYA TERJADI DI INDONESIA

Viral Polisi Minta Dibelikan 'Minum' Kalau Mau Cepat, Tak Hanya Terjadi di Indonesia

Seorang perempuan menceritakan insiden mengejutkan saat dia diberhentikan polisi.

Kamis, 24 September 2020 21:45 Editor : Dini Arining Tyas
Viral Polisi Minta Dibelikan 'Minum' Kalau Mau Cepat, Tak Hanya Terjadi di Indonesia
Polisi di Malaysia (World of Buzz/China Press)

OTOSIA.COM - Praktik memberikan sejumlah uang kepada petugas yang sedang menilang pengendara kendaraan bermotor di jalanan Indonsia bukanlah hal yang baru. Praktik seperti itu tentu saja tak hanya terjadi di Indonesia, di Malaysia pun demikian.

Diberitakan Chinapress.com.my, seorang perempuan mengeluh melalui media sosial Facebook. Dia dan suaminya yang sedang mengendarai mobil diberhentikan oleh petugas kepolisian di area Yiyo.

Mereka diberi surat pelanggaran karena diduga memotong jalur di jalan. Dia mengatakan bahwa dia dan suaminya tidak tahu apa kesalahannya.

1 dari 2 Halaman

Viral Polisi Minta Dibelikan 'Minum' Kalau Mau Cepat, Tak Hanya Terjadi di Indonesia

"Dia tiba-tiba menghentikan kami dan mengatakan kami melewati jalur pengemudi lain. Aku tidak mengerti apa yang sedang terjadi. Bayi kami yang duduk di belakang mulai menangis saat melihat orang asing," beber si perempuan.

Kemudian, perempuan itu menceritakan apa yang dikatakan petugas polisi kepadanya yang membuatnya terkejut. Dalam video yang diunggah di China Press, terdengar petugas mengatakan bahwa jika ingin cepat maka belikan saya minuman.

"Jika Anda ingin membuatnya cepat, Anda bisa membelikan saya minuman," kata polisi yang dianggap menyiratkan pesan bahwa dia meminta suap kepada perempuan itu untuk menyelesaikan masalah secara cepat.

2 dari 2 Halaman

Tapi si perempuan itu kemudian menolak tawaran polisi. "Tak payah, tak payah, terima kasih," katanya yang berarti tidak apa-apa terima kasih.

Beberapa netizen yang membaca unggahan ini menandai Royal Malaysian Police Force di kolom komentar untuk meminta polisi memperhatikan kasus seperti ini.

Sementara itu, Deputy Superintendant of the Kuala Selangor Police District, Mohd Ambiya menyebut bahwa pihak berwenang belum menerima laporan terkait kasus itu. Tapi polisi memberi perhatian atas kasus ini dan juga melakukan penyelidikan kasus yang terjadi di Kuala Selangor.

BERI KOMENTAR