HOME » BERITA » VIRAL SOPIR AMBULANS DIDUGA BAWA JENAZAH COVID-19 DIANIAYA PIHAK KELUARGA

Viral Sopir Ambulans Diduga Bawa Jenazah COVID-19 Dianiaya Pihak Keluarga

Perusakan ambulans dan penganiayaan sopir ambulans terjadi di Minahasa Utara, Sulawesi Utara. Pihak keluarga diektahui tak mau memakamkan jenazah yang diduga positif COVID-19 menggunakan protokol COVID-19.

Kamis, 24 September 2020 09:45 Editor : Dini Arining Tyas
Viral Sopir Ambulans Diduga Bawa Jenazah COVID-19 Dianiaya Pihak Keluarga
Sopir ambulans dianiaya (Instagram/nenk_update)

OTOSIA.COM - Menaati protokol kesehatan saat ini tampak sepert menjadi pilihan yang tepat di tengah pandemi COVID-19. Tak hanya soal memakai masker saja, tapi juga soal pemakaman jenazah.

Belum lama ini viral seorang sopir ambulans yang mengalami penganiayaan. Dilansir dari Merdeka.com, insiden yang menunjukkan aksi perusakan dan penganiayaan itu pun terekam kamera video dan menjadi perbincangan di media sosial.

Dalam video yang beredar, merekam aksi massa merusak ambulans dan menganiaya sopir dari SDUP Prof RD Kandou Malalayang. Peristiwa tersebut diketahui terjadi di wilayah Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara, pada Minggu (21/9/2020) lalu.

1 dari 3 Halaman

Dari unggahan Instagram @nenk_update, terlihat mobil ambulans yang membawa jenazah diduga positif COVID-19 diadang oleh sekelompok massa. Mereka melakukan perusakan kepada mobil hingga mengakibatkan kaca ambulans pecah dan menganiaya sopir.

Hal ini dikarenakan pihak keluarga tidak percaya dan memaksa merebut kembali jenazah anggota keluarganya.

"Antar jenazah diduga berstatus covid, keluarga tidak terima. Supir dan ambulance RSUP kandow jadi korban.," tulis keterangan unggahan.

2 dari 3 Halaman

Setelah sempat terjadi kericuhan, dalam slide video kedua seorang pria diduga sopir ambulans tersebut terlihat memakai pakaian APD lengkap sobek akibat amukan massa. Sementara itu, ambulans yang dikendarainya juga rusak, kaca mobil terlihat pecah, dan beberapa bagian mobil juga terlihat penyok. 

"Hancur sudah hancur orang pukul," kata seorang wanita yang merekam video.

Meski belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian, korban diketahui telah membuat laporan ke pihak Polresta dan kemudian melakukan visum di RS Bhayangkara. 

Setelah viral, video tersebut pun memancing berbagai reaksi dari warganet. Tak sedikit dari mereka menyayangkan sikap pihak keluarga jenazah yang tidak bisa bersikap kooperatif dan langsung main hakim sendiri.

3 dari 3 Halaman

"Yaudalah jenazah nya kan jg mau dikuburkan. Cukup doakan tanpa jenazah jg bisa. Org terkasihmu sudah diatas lek. Yg kau ributkan itu hanya sebatas jasad," kata @jessy_humirtap. 

"Mereka itu kerjaaa & hnya menjalankan perintah , Mereka jg bertaruh nyawa , Knp sih pada bar barr semua," tulis @skincare_malang_ori kesal.

"sudah engga habis pikir, kalau beneran covid apa itu yg maksa2 bawa pulang apa engga takut tertular? Semoga kita dijauhkan dari sifat2 seperti mereka,Aamin," kata @dewdwra

BERI KOMENTAR