HOME » BERITA » VIRUS CORONA BERPOTENSI GANJAL EKSPOR MOTOR INDONESIA

Virus Corona Berpotensi Ganjal Ekspor Motor Indonesia

Wabah virus corona bisa meghambat ekspor motor dari Indonesia. Sebab negera-negara tujuan ekspor mengalami perlambatan ekonomi akibat corona

Sabtu, 14 Maret 2020 15:15 Editor : Nazarudin Ray
Virus Corona Berpotensi Ganjal Ekspor Motor Indonesia
Sepeda motor Honda yang siap diekspor (AHM)

OTOSIA.COM - Wabah virus corona memang menjadi isu hangat akhir-akhir ini terkait kesehatan warga Cina, dan dunia pada umumnya, termasuk Indonesia.

Wabah Corona juga mengundang kekhawatiran dapat mengganggu bisnis otomotif global, tidak terkecuali Indonesia. Pasalnya selain menjadi produsen otomotif, Cina merupakan salah satu negara pemasok komponen otomotif dunia, termasuk untuk sepeda motor global.

1 dari 2 Halaman

PT Astra Honda Motor (AHM) menjadi salah satu brand roda dua yang mencermati perkembangan kasus virus corona. Hal ini lantaran beberapa komponen motor Honda ada yang didatangkan dari Cina.

Menurut General Manager Corporate Communication AHM, Ahmad Muhibbuddin, sejauh ini pasokan beberapa part dari Cina terbilang lancar, sehingga tidak menghambat proses produksi maupun ekspor sepeda motor.

"Masih aman. Sampai saat ini produksi AHM aman sesuai rencana. Kami terus memantau dan menindaklanjuti jika ada perkembangan terbaru dan secara berkesinambungan kami berupaya mengantisipasi hal ini," paparnya.

2 dari 2 Halaman

Selain produksi terus berjalan, proses ekspor AHM belum menemui hambatan kendati beberapa negara tujuan ekspor juga terpapar wabah corona. Hingga saat ini belum ada indikasi penurunan permintaan ekspor motor Honda dari Indonesia. Namun pihak AHM akan tetap mewaspadai efek dari virus corona kedepan

"Sejauh ini ekspor kami tidak berdampak. Namun ada potensi terganggu jika dampak dari COVID-19 berlanjut, terutama terkait dengan proses pengiriman di pelabuhannya dan perlambatan ekonomi di negara tersebut. Kami akan terus memantau perkembangan terbaru dan berharap COVID-19 dapat segera tertangani," pungkasnya.

BERI KOMENTAR