HOME » BERITA » VIRUS CORONA SEMPAT HAMBAT PRODUKSI MOTOR LISTRIK VIAR

Virus Corona Sempat Hambat Produksi Motor Listrik Viar

Virus corona sempat mengganggu produksi motor listrik Viar Q1. Hal ini lantaran beberapa komponen elektrik masih bergantung impor dari Cina

Jum'at, 13 Maret 2020 15:45 Editor : Nazarudin Ray
Virus Corona Sempat Hambat Produksi Motor Listrik Viar
Skuter listrik Viar Q1 (Otosia.com/Nazar Ray)

OTOSIA.COM - Tidak dipungkiri Cina menjadi salah satu negara pemasok suku cadang dan aksesoris otomotif terbesar di dunia. Sejak merebaknya wabah virus corona, beberapa pasokan komponen otomotif global terhambat. Bahkan beberapa pabrik otomotif terpaksa berhenti beroperasi sementara.

Selain kendaraan konvensional, Cina juga memasok beberapa part untuk kendraan listrik, termasuk sepeda motor. Pasokan komponen listrik dari negeri Tirai Bambu sempat sedikit membuat kalang kabut produsen kendaraan listrik, termasuk Viar Q1, skuter listrik yang sedikit banyak mengandalkan komponen elektrik dari Cina.

PT Triangle Motorindo selaku agen pemegang merek Viar mengaku di awal-awal corona merebak, proses produksi Viar Q1 sedikit megalami kendala. Komponen yang terkendala adalah HUB dan controller, termasuk baterai.

1 dari 1 Halaman

Ketergantungan ini lantaran jarang, bahkan belum ada pemasok lokal untuk komponen-komponen kendaraan listrik, seperti sistem keelektrikan hingga baterai yang memang nyawa bagi motor listrik.

"Untuk komponen pasti HUB, dan controller karena itu kan satu rangkaian ya. Sama baterai juga karena pemasok baterai lithium untuk motor listrik masih belum banyak," kata Frengky Osmond, Marketing Communication PT Triangle Motorindo.

Namun seiring berjalannya waktu, proses produksi Viar Q1 sudah kembali normal setelah pemasoknya sempat menghentikan pasokan untuk sementara waktu.

"Alhamdulillah sekarang aman karena sudah kita persiapkan semua. Dan kebetulan yang impor sempat dihold, tapi sekarang sudah open," tutupnya.

BERI KOMENTAR