HOME » BERITA » VIRUS CORONA TIDAK 'MENGGEROGOTI' EKSPOR YAMAHA INDONESIA

Virus Corona Tidak 'Menggerogoti' Ekspor Yamaha Indonesia

Meski beberapa negara tujuan terpapar virus corona, ekspor Yamaha Indonesia tidak terganggu, bahkan menjadi nomor satu ekspor motor di Indonesia

Selasa, 10 Maret 2020 22:45 Editor : Nazarudin Ray
Virus Corona Tidak 'Menggerogoti' Ekspor Yamaha Indonesia
Motor Yamaha yang diekspor (Nazar Ray)

OTOSIA.COM - Sebagai pabrikan yang merajai pasar ekspor sepeda motor pada 2019, dengan penguasaan pasar sebesar 60 persen lebih, PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) berharap tidak akan terdampak oleh virus Corona yang tengah mewabah di beberapa negara di dunia.

Menurut data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) periode Januari 2019, tercatat angka 37.720 unit motor Yamaha diekspor. Disusul oleh Honda di peringkat kedua dengan catatan ekspor 17.300 unit.

Menguatnya pasar ekspor Yamaha Indonesia ini berkat penjualan produk-produk keluarga Maxi, antara lain Yamaha Nmax, Aeorx 155, dan Lexi yang dikirim ke lima benua.

1 dari 1 Halaman

Menurut M. Abidin, GM Aftersales & Motorsport YIMM mewabahnya virus Corona ini memang berdampak pada daya beli. "Tidak pada sektor industri otomotif saja, semua sektor juga mulai terpukul oleh virus mematikan ini," terangnya.

Namun, Yamaha berharap wabah Corona ini akan segera berakhir. Sehingga, pabrikan berlogo Garpu Tala ini tetap mempertahankan pasar ekspornya. Meski demikian, Yamaha masih tetap mengandalkan domestik.

"Adanya wabah Corona ini sepertinya tidak akan mengganggu pasar ekspor. Coba saja lihat, Eropa, Amerika, Australia dan ASEAN masih normal-normal saja. Begitu pun dengan kita. Lagi pula kita juga masih kuat untuk pasar domestik," pungkasnya.

 

BERI KOMENTAR