HOME » BERITA » VIRUS COVID-19 MAKIN MENYEBAR, PENJUALAN MOTOR BEKAS BELUM TERPENGARUH

Virus Covid-19 Makin Menyebar, Penjualan Motor Bekas Belum Terpengaruh

Meski pasar otomotif diprediksi turun akibat Covid-19, penjualan kendaraan bekas sejauh ini belum terdampak

Rabu, 18 Maret 2020 15:15 Editor : Ahmad Muzaki
Virus Covid-19 Makin Menyebar, Penjualan Motor Bekas Belum Terpengaruh
Ilustrasi motor bekas (Liputan6.com)

OTOSIA.COM - Penyebaran virus corona di Indonesia makin meluas. Pemerintah pun menghimbau masyarakat untuk mengurangi aktifitas di luar ruangan. Dampak dari virus Covid-19 ini pun mulai tampak di sektor ekonomi, termasuk industri otomotif.

Meski pasar otomotif diprediksi turun, penjualan kendaraan bekas sejauh ini belum terdampak, hal itu diungkapkan pemilik Luminta Motor, Simon kepada Liputan6.com.

1 dari 2 Halaman

"Enggak kok. Masih normal penjualan motor bekas di tempat kami," katanya, Selasa (17/3).

Simon mengaku, tiap bulannya mampu menjual hingga 40 motor. Selain skuter matik, motor di segmen sport masih menjadi pilihan utama masyarakat.

"Untuk pembelian cash ataupun kredit, kami bisa menjual sekitar 40 an unit kendaraan setiap bulan. Untuk motor bebek kurang laku. 50 banding 50 untuk matik dan sport," ujarnya.

2 dari 2 Halaman

Alasan Motor Bekas Tetap Diminati

Saat disinggung alasan motor bekas belum terdampak virus Covid-19, Simon mengaku kendaraan yang dibeli sudah memiliki surat-surat lengkap sehingga bisa langsung digunakan.

"Praktis, bisa langsung pakai. Tidak perlu menunggu lama terbit STNK-nya. Mungkin itu ya salah satu alasan motor bekas masih diminati," tuturnya.

Sumber: Liputan6.com

BERI KOMENTAR