HOME » BERITA » WABAH CORONA DIKHAWATIRKAN GANGGU EKSPOR KENDARAAN INDONESIA

Wabah Corona Dikhawatirkan Ganggu Ekspor Kendaraan Indonesia

Wabah virus corona di dunia dikhawatirkan mengganggu target 6% pertumbuhan ekspor kendaraan bermotor Indonesia tahun ini.

Jum'at, 06 Maret 2020 19:15 Editor : Nazarudin Ray
Wabah Corona Dikhawatirkan Ganggu Ekspor Kendaraan Indonesia
Geliat pameran otomotif Indonesia (Nazar Ray)

OTOSIA.COM - Virus corona dikhawatirkan mengganggu pertumbuhan ekspor kendaraan bermotor Indonesia. Meski di tengah kondisi tekanan ekonomi global hingga dampak wabah virus corona, Kementerian Perindustrian RI memasang target pertumbuhan industri otomotif Indonesia bisa menyentuh 6% pada tahun 2020.

"Kita semua harus punya semangat optimisme dalam membangun industri, karena akan berdampak luas terhadap perekonomian, seperti pada bertambahnya penerimaan devisa dan penyerapan tenaga kerja," ujar Agus Gumiwang, Menteri Perindustrian RI di sela-sela pembukaan GIICOMVEC di Jakarta.

1 dari 2 Halaman

Menurut Agus selama ini industri otomotif memberikan kontribusi yang cukup signfikan bagi perekonomian nasional, termasuk berperan pada tumbuhnya indeks PMI manufaktur Indonesia.

Berdasarkan laporan yang dirilis oleh IHS Markit, Purchasing Managers? Index (PMI) manufaktur Indonesia mengalami kenaikan dari 49,3 pada bulan Januari ke posisi 51,9 di Februari 2020. Poin di atas 50 menandakan geliat industri dalam fase ekspansif.

 

2 dari 2 Halaman

Sementara itu, sumbangsih lainnya diperlihatkan dari capaian ekspor kendaraan bermotor roda empat atau lebih yang menujukkan tren posistif. Pada tahun 2019, jumlah ekspor kendaraan Completely Build Up (CBU) tercatat 332 ribu unit atau naik 25,5% dari tahun sebelumnya.

Selain itu, ekspor kendaraan Completely Knock Down (CKD) sebanyak 511 ribu set atau naik 523,5% dibanding tahun 2018.

BERI KOMENTAR