HOME » BERITA » WABAH VIRUS CORONA: BALAP F1 2020 DI BAHRAIN TANPA PENONTON

Wabah Virus Corona: Balap F1 2020 di Bahrain Tanpa Penonton

Balap F1 2020 di Bahrain akan digelar tanpa adanya penonton akibat penyebaran virus Corona.

Senin, 09 Maret 2020 20:15 Editor : Dini Arining Tyas
Wabah Virus Corona: Balap F1 2020 di Bahrain Tanpa Penonton
Formula 1 Bahrain digelar tanpa penonton (The Drive)

OTOSIA.COM - Menonton balapan secara langsung di sirkuit memberikan sensasi yang berbeda. Riuh sesama penonton saat idolanya melintas menjadi satu dari sederet hal yang tak bisa didapatkan ketika menonton melalui layar kaca.

Tapi sayangnya fans balap Formula 1 harus rela menonton dari layar kaca saja. Pasalnya, balap F1 di Bahrain pada 20-22 Maret 2020 mendatang akan tetap digelar tapi tanpa penonton akibat wabah virus Corona, seperti dilansir dari The Drive.

"Mengingat penyebaran COVID-19 yang terus berkelanjutan secara global, mengadakan acara olahraga besar yang terbuka untuk umum danmemungkinkan ribuan pelancong internasional dan penggemar lokal untuk berinteraksi dalam jarak dekat, bukanlah hal yang tepat untuk dilakukan saat ini," begitu pernyataan penyelenggara seperti dikutip dari BBC.

1 dari 2 Halaman

Balap F1 itu akan tetap disiarkan melalui televisi. Sehingga para penggemar F1 masih bisa menyaksikan balapan sepekan setelah seri pembuka di sirkuit Melbourne Grand Prix Circuit, Australia.

Selain penonton, para pembalap serta semua anggota team balap pun harus melewati serangkaian pemeriksaan saat tiba di Bahrain. Pihak imigrasi dan otoritas kesehatan Bahrain sudah meminta nama dan rincian penerbangan siapapun yang bekerja dengan tim balap F1, bahkan para jurnalis yang meliput balapan.

2 dari 2 Halaman

Terutama mereka yang sempat berkunjung atau singgah di China termasuk Hong Kong, Iran, Iraq, Italia, Jepang, Korea Selatan, malaysia, Singapura, Mesir, Lebanon, atau Thailand pada 14 hari sebelum tiba di Bahrain.

Pihak Bahrain juga meminta semua nama dan rincian penerbangan semua penumpang yang yang akan tiba di Bahrain menggunakan United Arab Emirates. Para penumpang itu kemungkinan akan diperiksa di bandara Manama. Jika mereka dinyatakan negatif virus corona, maka mereka akan diizinkan masuk ke negara tesebut.

BERI KOMENTAR