HOME » BERITA » WADUH, FORD DITUDUH CURI TEKNOLOGI MILIK PROFESOR MIT

Waduh, Ford Dituduh Curi Teknologi Milik Profesor MIT

Ford F-Series memang cukup populer di beberapa negara. Tapi belakangan, teknologi pada mesin Ecoboost itu diklaim bukan murni milik Ford.

Selasa, 26 Februari 2019 21:15 Editor : Dini Arining Tyas
Ford F-150 (Autoevolution)

OTOSIA.COM - Ford F-Series memang cukup populer di beberapa negara. Tapi belakangan, teknologi pada mesin Ecoboost itu diklaim bukan murn milik Ford.

Seperti diberitakan Bloomberg, tiga orang profesor dari Massachusetts Institute of Technology (MIT), menuduh Ford mencuri teknologi direct injection dan dual port. Tak hanya disematkan untuk F-Series termasuk F-150, teknologi itu juga dibenamkan untuk model lainnya.

Bahkan tiga profesor itu telah mengajukan gugatannya terhadap pabrikan otomotif Amerika itu, pada 30 januari lalu. Melansir GaadiWaadi, klaim mereka disebut bisa dipercaya mengingat Ford dan MIT bermitra lebih dari satu dekade.

Beberapa tahun lalu, proyek lainyang dijalani keduanya menyebabkan Ford terkena penalti dari institusi tersebut. Pada tahun 2015 lalu, Ford justru yang menuduh para profesor bahwa mereka menyangkal negosiasi hak paten eksklusif dan menjuluki mereka penemu yang rakus.

Mesin EcoBoost sendiri dikenal karena efisiensi dan kinerja yang optimal. Ford menggunakan mesin EcoBoost 3.5L generasikedua dengan injeksi bahan bakar langsung dan port ganda pada F-150 model tahun 2017.

MIT memberikan hak eksklusif untuk EBS (Ethanol Boosting Systems) yang dimiliki oleh tiga profesor, setelah pemindahan kepemilikan teknologi dari profesor ke universitas. Ketika dilanjutkan pada pemberian lisensi paten kepada Ford tahun 2014, perusahaan itu disebut menolak tawaran tersebut.

Gugatan berlanjut dengan pendapat bahwa Ford sudah mulai menerapkan teknologi dual injeksi ke mesin baru tanpa izin dari MIT dan EBS.

(kpl/tys)

BERI KOMENTAR