HOME » BERITA » WADUH, KNALPOT MOBIL SUZUKI JADI INCARAN MALING

Waduh, Knalpot Mobil Suzuki Jadi Incaran Maling

Knalpot mobil kini juga menjadi incaran para pencuri di India. Knalpot itu dilebur kemudian dijual kembali dengan harga tinggi.

Kamis, 14 Januari 2021 17:15 Editor : Dini Arining Tyas
Waduh, Knalpot Mobil Suzuki Jadi Incaran Maling
Pencurian knalpot mobil (Rushlane)

OTOSIA.COM - Maling mobil tak melulu mengincar kendaraan secara utuh. Mereka bisa saja mengambil bagian-bagian tertentu pada mobil.

Sering kali terjadi, pencurian bagian mobil adalah spion dan logo mobil. Sebab, bagian itu cukup mudah untuk dipatahkan. Hanya hitungan detik, dan pencuri berhasil membawa kabur spion.

Trennya pun sempat bergese dengan pencurian velg sekaligus ban mobil. Tak hanya di Indonesia, beberapa kali pencurain roda mobil juga terjadi di luar negeri, salah satunya India.

1 dari 2 Halaman

Rupanya, kini tren pencurian bagian mobil kembali berubah. Dilaporkan Rushlane, komplotan pencuri di India mengincar knalpot mobil Suzuki Eeco.

Catalytic converter yang terpasang pada pipa knalpot Suzuki Eeco BS6 itulah sebenarnya yang menjadi daya tarik bagi pencuri. Dengan norma emisi yang lebih ketat di India, catalytic konverter itu lantas menjadi komponen penting.

Komponen itu bisa mengubah emisi beracun dari pembakaran melalui proses kimia katalitik yang sebelumnya dipancarkan dari peredam. Bagian itu bisa mengalami korosi jika tidak memiliki logam platinum.

2 dari 2 Halaman

Lebih spesifiknya, para pencuri itu mengumpulkan logam tersebut di dalam peredam suara lalu meleburnya dan menjualnya dengan harga tinggi. Tercatat, komplotan pencuri sudah menggondol 33 knalpot Maruti Suzuki Eeco yang diparkir di tempat penyimpanan dan terpencil.

Rentetan pencurian itu dilaporkan sejak September 2020. Polisi distrik Anand berhasil pun berhasil mengungkap pencurian ini.

Mereka mengaku mengincar Suzuki Eeco lantaran peredamnya yang mudah dibuka. Selain itu, knalpot Eeco mengandung paladium yang tinggi untuk diekstraksi. Nah, serbuk logam platina, paladium dan rhodium itu bisa dijual dengan kisaran harga INR 3.000 atau Rp 577 ribu (Kurs INR 1 = Rp 192) hingga INR 6.000 atau Rp 1,1 jutaan per 10 gram karena permintaan keperluan industri yang tinggi.

BERI KOMENTAR