HOME » BERITA » WAGUB DKI: TAK ADA LOCKDOWN SAAT AKHIR PEKAN

Wagub DKI: Tak Ada Lockdown saat Akhir Pekan

Wagub DKI pastikan tak ada lockdown di Jakarta pada akhir pekan ini

Jum'at, 05 Februari 2021 17:45 Editor : Ahmad Muzaki
Wagub DKI: Tak Ada Lockdown saat Akhir Pekan
Wagub DKI Ahmad Riza Patria. ©2020 Merdeka.com

OTOSIA.COM - Beberapa waktu belakang beredar isu terkait karantina wilayah atau lockdown di Jakarta. Merespon hal tersebut, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menegaskan bahwa tidak ada penerapan aturan tersebut di akhir pekan ini.

Sebab, menurutnya pada akhir pekan ini Jakarta masih menerapkan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) hingga 8 Februari mendatang. Selain itu, di program PPKM ini tidak ada aturan karantina wilayah.

"Namun demikian di DKI Jakarta sekali lagi kami sampaikan, kami masih melaksanakan PSBB sampai tanggal 8 atau PPKM Jilid II. Di mana dalam program PPKM Jilid Dua atau PSBB sampai tanggal 8 tidak ada program lockdown di akhir pekan" kata Riza Patria itu, Jakarta (5/2).

1 dari 2 Halaman

Menurutnya menyangkut kebijakan pasca 8 Februari nanti atau setelah PPKM, maka dalam beberapa hari Gubernur Jakarta Anies Baswedan akan mengadakan pertemuan dengan sejumlah pihak guna membahas hal tersebut.

"Nanti Pak Gubernur dalam beberapa hari ini akan memimpin rapat dengan internal kami, dengan Forkopimda, dengan para ahli epidemiologi dan koordinasi dengan Satgas Pusat nanti akan kita putuskan apa kebijakan yang diambil pada PPKM Jilid II atau PSBB berikutnya tanggal 8, empat belas hari ke depan," urainya.

2 dari 2 Halaman

Lebih lanjut, Riza mengatakan bahwa karantina di akhir pekan ini awalnya dicetuskan oleh Anggota Komisi IX DPR RI Saleh Partaonan Daulay. Menanggapi hal itu, Riza menyampaikan bahwa siapapun boleh memberikan ide. Namun untuk implementasinya perlu dibicarakan dengan berbagai pihak terkait.

"Soal lockdown akhir pekan sudah sering saya sampaikan bahwa itu usulan dari Bung Saleh Daulay usulan pribadi. Bagi kami Pemprov DKI, siapa pun boleh memberikan masukan usulan yang baik yang konstruktif. Jangankan usulan yang konstruktif, kritik aja boleh. Jadi kami sebagai Pemprov tentu saja juga Pemerintah Pusat pasti memperhatikan, menganalisis, mengkaji berbagai masukan dari masyarakat apa pun itu bentuknya," pungkasnya.

Reporter: Yopi Makdori

Sumber: Liputan6.com, Merdeka.com

BERI KOMENTAR