HOME » BERITA » WAH, PENGEMUDI GOJEK KETAGIHAN RDL?

Wah, Pengemudi Gojek Ketagihan RDL?

Kamis, 15 Oktober 2015 20:15

Wah, Pengemudi Gojek Ketagihan RDL?
Foto: Rifat
Editor : Ahmad Khoirudin

Otosia.com - Apakah RDL salah satu jenis narkoba baru? Mengapa pula para pengemudi Gojek jadi ketagihan dengan RDL?

Jangan berpikir negatif dulu tentang RDL. RDL bukanlah jenis narkoba baru yang masuk dalam daftar Badan Narkotika Nasional (BNN). RDL adalah Rifat Drive Labs, sebuah lembaga pelatihan milik Rifat Sungkar yang memberikan pelatihan safety driving kepada masyarakat atau institusi.

Pada akhir Juni 2015 lalu, RDL bekerjasama dengan perusahaan transportasi berbasis aplikasi internet yaitu Gojek untuk melatih para pengemudinya bagaimana berkendara aman di jalan dengan sepeda motor.

Tidak tanggung-tanggung, Rifat Drive Labs dipercaya oleh Gojek untuk melatih pengemudinya sebanyak 42.000 orang untuk hingga akhir tahun 2015. "Ini tantangan baru bagi saya karena diberi kepercayaan melatih pengemudi Gojek sebanyak itu," bangga pereli nasional yang jga Duta Safety Nasional ini.

Menurut Rifat, awalnya memang masih kurang diminati oleh para pengemudi Gojek. Namun, Rifat punya strategi khusus dengan membangun sistem pendaftaran dan cara pelatihannya. "Dari target peserta yang semula 200 orang, yang datang nggak sampau 100 orang di minggu pertama. Alhamdulillah, minggu kedua langsung melonjak hingga 250 orang," bangga Rifat.

Rifat mengaku, semua ini berkat sistem pelatihan yang serba komputerisasi. Dari mulai pendaftaran, materi ujian teori dan praktek hingga hasil pelatihan para peserta sudah melalui terkoneksi lewat gadget dan smartphone.

"Seminimal mungkin kita tidak lagi menggunakan kertas. Sebagai gantinya, kita pakai iPad yang dipegang oleh masing-masing instruktur RDL. Kecuali materi ujian teorinya saja yang harus menggunakan kertas untuk soal ujiannya," tambah Rifat.

Dengan sistem pelatihan yang sudah dialami oleh peserta sehingga mereka menceritakan manfaatnya kepada teman-temannya sesama pengemudi Gojek, membuat peminatnya sangat tinggi. Bahkan, saat ini RDL telah memberlakukan antrian pendaftaran untuk 3-4 hari sebelumnya.

"Jadi, pesertanya waiting list. Daftar dulu, dan datanya sudah masuk pada sistem, lalu 3-4 hari baru ikut pelatihan," ungkapnya.

Tak hanya di wilayah Jakarta dengan target pelatihan 250 orang per hari, RDL juga melatih para pengemudi Gojek di kota Bandung, Surabaya dan Makassar yang dengan kapasitas pelatihan di masing-masing kota itu sebanyak 150 per hari.

(kpl/tr/rd)






Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami

APA PENDAPAT ANDA ?

2017-5-5
detail

BERITA POPULER